Connect With Us

Keadilan Sosial Kunci Penyelesaian Masalah Bangsa

Denny Bagus Irawan | Senin, 20 Maret 2017 | 12:00

| Dibaca : 2513

Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini dan warga Ciputat Tangerang Selatan, Menyampaikan Sosialisasi MPR tentang Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan, dan Bhinneka Tunggal Ika. Senin (20/03/2017). (Tangerangnews / Denny Bagus Irawan)

TANGERANGNEWS.com- Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, mengatakan di hadapan warga Ciputat Tangerang Selatan bahwa keadilan adalah kunci dari penyelesaian permasalahan kebangsaan.

Hal ini disampaikan Jazuli saat menyampaikan Sosialisasi MPR tentang Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan, dan Bhinneka Tunggal Ika.


"Dari dulu permasalahan bangsa kita adalah masalah ketidakadilan. Sebelum merdeka jelas penjajahan adalah bentuk penindasan dan ketidakadilan. Setelah merdeka problemnya sama, kita berusaha lepas dari ketidakadilan dalam berbagai bidang politik, hukum, dan juga ekonomi," kata Jazuli.


Ketimpangan ekonomi, kata Anggota DPR Dapil Banten III, menjadi salah satu masalah serius bangsa. Disparitas kaya miskin masih cukup tinggi dengan gini rasio atau angka ketimpangan mendekati 4 (3,9). Maka pemerintahan siapapun, dengan didukung semua pihak termasuk legislatif, harus mengatasi masalah ini.


"Jadi kalau Fraksi PKS kritis terhadap kebijakan ekonomi pemerintah misalnya dalam kebijakan penaikan harga-harga, tarif listrik, bbm, surat bermotor itu semata karena meliat realitas ekonomi mayoritas rakyat kita sedang susah. Tuntutan kita sederhana saja agar pemerintah adil dalam melihat masalah rakyat kecil," ungkap Jazuli.


Demikian halnya, lanjut Jazuli, dalam bidang hukum. Jika hukum tidak adil maka jangan salahkan rakyat bersikap dan berdemonstrasi seperti gelombang aksi bela Islam yang lalu.


"Aksi bela Islam yang lalu kan sejatinya adalah aksi menuntut keadilan penegakan hukum bagi penista agama. Ini yang harus dipahami secara jernih oleh berbagai pihak termasuk pemerintah dan aparat penegak hukum. Jangan sampai salah memahami lalu dianggap sebagai antitoleransi atau antikebhinnekaan. Ini jelas gagal paham," tandas Jazuli.


Melalui pemaparan tersebut, Anggota Komisi I ini menegaskan kembali bahwa hanya dengan keadilan yang tegak (dalam berbagai bidang) bangsa ini bisa lepas dari berbagai masalah. Maka setiap pemerintahan hendaknya menjaga tegaknya keadilan tersebut serta mendorong seluruh warga untuk berani menuntut keadilan.

KAB. TANGERANG
Edukasi Warga Soal COVID-19, Alumni GMNI Tangerang Turun ke Jalan

Edukasi Warga Soal COVID-19, Alumni GMNI Tangerang Turun ke Jalan

Minggu, 29 Maret 2020 | 21:37

TANGERANGNEWS.com-Pengurus Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA-GMNI) Cabang Kabupaten Tangerang mengedukasi bahaya virus Corona (COVID-19) di wilayah Kecamatan Tigaraksa, Minggu (29/03/2020)

BISNIS
DKapster Pastikan Pelayanan Cukur Rambut Online Tetap Safety

DKapster Pastikan Pelayanan Cukur Rambut Online Tetap Safety

Rabu, 25 Maret 2020 | 21:27

TANGERANGNEWS.com–Berbagai pelayanan online atau daring saat ini sangat bermanfaat untuk mendukung kebijakan social distancing yang mengimbau warga untuk bekerja, belajar dan beribadah dari rumah akibat virus Corona tengah mewabah

PROPERTI
Pengamat Nilai Ada Celah Pada Pergub Bagi Penghuni Nakal  

Pengamat Nilai Ada Celah Pada Pergub Bagi Penghuni Nakal  

Jumat, 13 Maret 2020 | 21:57

“Untuk alasan pembatasan atau pemutusan fasilitas, itu sangat luas dan dapat dimanfaatkan oleh penghuni yang memang berniat untuk tidak membayar, karena tahu ada larangan mengenai pemutusan fasilitas dasar,” ujar Eddy, Jumat (13/3/2020).

BANDARA
20 Ton Alkes dari Investor Tiongkok Diberikan ke Indonesia

20 Ton Alkes dari Investor Tiongkok Diberikan ke Indonesia

Jumat, 27 Maret 2020 | 15:07

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Indonesia menerima bantuan dari investor Tiongkok berupa peralatan kesehatan (alkes) untuk menanggulangi

"Kuatkan dirimu, karena semuanya akan menjadi lebih baik. Mungkin sekarang segala prahara menerpa, tetapi percayalah badai pasti berlalu"

Haile