Connect With Us

SOSOK : IPDA Edy Arianto, Kapospol Tanpa Cacat

Rony Gatek | Rabu, 26 April 2017 | 13:00

IPDA Edy Arianto (@tangerangnews 2017 / Rony Gatek )


TANGERANGNews.com- Disela kesibukanya dalam mengemban amanah sebagai anggota Polri. Ipda Edy Arianto tanpa henti tetap memperhatikan kebersihan lingkungan yang ada di sekitarnya. Dia memang sosok pria Nirmala yang seakan tak punya cacat sedikit pun.

Hal itu sering terlihat, seperti yang  dilakukan Edy pada  Rabu (04/26/2017) pagi tadi.  Dengan enteng tangan, pria yang menjabat sebagai Kapospol Graha Bunga, Pondok Aren, Tangerang Selatan itu membersihkan berbagai sampah di area lingkungan Pospol.


"Yah mumpung bisa melakukan yang terbaik. Daripada saya diam juga kan. Kalau sudah dibersihin kan enak, kita sehat, yang lihat juga enak kan memandangnya," terang Edy merendah.

Gagang sapu digenggam erat ditangan kanan Edy dengan terampil. Sedangkan tangan kiri Edy berkelaborasi menadahi hasil sapuan sampah.

"Nyapu itu enggak harus seorang wanita. Laki laki juga kalau peduli kebersihan pasti akan dilakukan," nada suara irit Edy.
Tak hanya sampai di situ, Edy juga tak jijik untuk  membersihkan toliet di Pospol.

Kebiasaan Edy memang nyaris setiap hari terlihat seperti itu. Karenanya, jarang terlihat kondisi Pospol dalam keadaan kotor.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill