Connect With Us

Jazuli Juwaini Ingatkan Pengokohan Nasionalisme Indonesia

Dira Derby | Minggu, 11 Maret 2018 | 09:00

Jazuli Juwaini (@TangerangNews.com 2018 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini dihadapan pengurus dan kader PKS mengingatkan kembali tentang pentingnya pengokohan nasionalisme Indonesia. Indonesia dibangun oleh pendiri bangsa dengan identitas dan karakter yang khas.  Adapun rumusannya kemudian disepakati sebagai dasar negara Pancasila.

Menurut Pancasila, Indonesia adalah negara yang bertuhan, beragama dan beriman kepada Allah. Berperikemanusiaan, bersatu dalam suasana kekeluargaan, bermusyawarah dalam memutuskan permasalahan bersama dan adil terhadap seluruh warga bangsa.

 

Hari ini, kata Jazuli, dasar negara dan ideologi bangsa kita tengah diuji dengan banyaknya infiltrasi budaya yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa. “Kita mengidentifikasi ancaman tersebut berasal dari praktek kebebasan yang kebablasan dengan kedok hak asasi manusia,” ujarnya.

 



Bentuknya macam-macam mulai dari seks bebas, LGBT, miras, pemikiran yang anti agama hak-hak individu yang tidak bisa diintervensi oleh negara. “Padahal intinya mereka mengagungkan kebebasan sebebas-bebasnya tanpa menimbang aturan nilai norma, moral dan agama serta budaya ketimuran yang berkembang di negara kita,” tegasnya.

 Jazuli menyampaikan secara serius. “Kader PKS harus mengantisipasi hal ini secara serius dengan menjadi yang terdepan dalam mempertahankan ideologi jati diri dan identitas karakter bangsa sesuai dengan nilai-nilai Pancasila”.

Sebab, kata dia, jangan sampai nasionalisme rakyat menjadi luntur.  “Sehingga kita kehilangan jati diri dan karakter sebagai bangsa. Inilah tanggung jawab kita sebagai bagian dari warga bangsa yang mencintai Indonesia dengan sepenuh hati dan segenap jiwa”. (DBI)
 

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

BANTEN
Paguyuban Tionghoa Banten Jajaki Kerja Sama Percepatan Sertifikasi Halal Bersama PHRI

Paguyuban Tionghoa Banten Jajaki Kerja Sama Percepatan Sertifikasi Halal Bersama PHRI

Senin, 21 September 2026 | 21:21

Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Banten menjajaki kerja sama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk mendorong percepatan sertifikasi halal bagi anggota yang bergerak di bidang usaha kuliner.

KAB. TANGERANG
Aliansi Pemuda Bawa Kasus Pembubaran Ibadah GKPI di Rajeg ke Jalur Hukum, Tuntut Usut Penggunaan Sajam

Aliansi Pemuda Bawa Kasus Pembubaran Ibadah GKPI di Rajeg ke Jalur Hukum, Tuntut Usut Penggunaan Sajam

Selasa, 22 September 2026 | 14:33

Kasus aksi pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) yang diwarnai intimidasi dan ancaman penggunaan senjata tajam (sajam) di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, kini resmi ditempuh melalui jalur hukum.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill