Connect With Us

Innalillahi, Rektor UMT Meninggal Dunia

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 4 Juni 2019 | 02:57

Rektor UMT Achmad Badawi. (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Duka mendalam menyelimuti keluarga besar kampus Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT).

Rektor UMT Achmad Badawi dikabarkan berpulang ke Rahmatullah pada Senin (3/6/2019) pukul 23.30 WIB.

Kabar duka tersebut dibenarkan oleh Kepala Prodi Ilmu Komunikasi UMT, Yoppy Perdana Kusuma. Ia menyebutkan almarhum berpulang di usia yang ke 68 tahun.

Suasana dikediaman Rektor UMT Achmad Badawi.

"Innalilaahi wa innailaihi rojiun, telah meninggal dunia Bapak Rektor Achmad Badawi. Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT," ujarnya saat dikonfirmasi TangerangNews, Selasa (4/6/2019).

Sementara itu, cucu Almarhum, Achmad Jaelani Sadam mengungkapkan bahwa kakeknya meninggal karena sakit.

"Iya betul meninggal karena sakit jantung," ujarnya 

Sadam mengatakan, Almarhum sempat melakukan _check up_ di RS Mayapada sekitar pukul 14.00 WIB, kemudian pukul 17.00 WIB dibawa kembali ke rumahnya, di kawasan Tanah Tinggi, Kota Tangerang.

Selanjutnya, kata dia, Almarhum pun dibawa kembali ke RS Mayapada sekitar pukul 23.10 WIB. Namun saat dalam perjalanan, dia meninggal.

"Jadi jam 23.30 WIB keadaannya sudah berpulang," ucapnya.

Suasana dikediaman Rektor UMT Achmad Badawi.

Ucapan belasungkawa atas meninggalnya Rektor UMT tersebut pun bertaburan di grup-grup media sosial lingkungan UMT.

Kini, jenazah Badawi berada di rumah duka, untuk kemudian disemayamkan dan dimakamkan di TPU kawasan Ki Teki.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:36

Guna meningkatkan produktivitas padi sawah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk inovasi dan riset ilmiah.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill