AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan
Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TANGERANGNEWS.com-Kisah percintaan Si Doel dalam film 'Akhir Kisah Cinta Si Doel' tentu membuat penasaran pemirsa, tak terkecuali Siti Nur Azizah.
Film lanjutan dari Si Doel The Movie 2 yang masih disutradarai dan ditulis oleh Rano Karno itu tayang perdana di bioskop, Kamis (23/1/2020).
Di tengah kesibukannya, Azizah yang selama 27 tahun mengikuti perjalanan kisah cinta segitiga Si Doel dengan Sarah dan Zaenab itu turut menyempatkan diri nonton bareng (nobar) bersama Sandiaga Uno, mantan Ketua KPK Abraham Samad, juga beberapa artis senior, seperti Widyawati, Ninik L Karim, Yessy Gusman, Uci Bing Slamet, juga pemeran Si Doel, Rano Karno di Rasuna Epicentrum, Jakarta, Kamis (23/1/2020) malam.

Azizah mengatakan, ia merasa sangat penasaran akhir dari kisah film tersebut. Namun, dibalik itu, kata dia, ada nilai-nilai yang ia kagumi dari film yang diperankan Rano Karno, Maudy Koesnadi, Cornelia Agatha, Rey Bong, Suti Karno, Mandra, dan Aminah Cendrakasih tersebut.
"Selama 27 tahun saya menjadi bagian dari penikmat perjalanan Si Doel. Banyak hal yang saya petik dari film ini, soal keragaman budaya, cinta, pengorbanan dan keikhlasan," ungkap Azizah kepada awak media usai nobar tersebut.
Nilai-nilai tersebut, kata dia, sering ia refleksikan pada kehidupan pribadinya, terlebih saat ini, Puteri Wakil Presiden Ma'ruf Amin itu tengah berjuang meraih kursi wali kota Tangerang Selatan.
Diceritakannya soal film tersebut, dipenghujung kisah cintanya, Si Doel harus memilih antara Zaenab yang selalu bersuara dalam kesunyian atau Sarah van Heus yang jauh di mata namun dekat di hati.
Situasi demikian juga yang dialami Azizah saat memilih mengakhiri kariernya sebagai aparatur sipil negara di Kementrian Agama demi cita-cita yang lebih besar yang dikatakannya turun memimpin perlawanan mereka yang hanya bisa bersuara dalam kesunyian.
"Saya memilih turun dari kasta pegawai negeri dan memilih bergerak bersama rakyat Tangsel untuk membuat suara perubahan bagi masa depan yang lebih baik," ungkapnya.
Azizah pun menyakini, dengan visinya Pemerataan Kemajuan untuk Kesejahteraan (Permata) Tangsel, kehidupan masyarakat yang ia sebut menjadi korban pembangunan secara perlahan akan naik kelas, sebagaimana mimpinya membawa Tangsel menjadi kota berkelas dunia.
"Hidup adalah pilihan. Bersama saya, insha Allah, rakyat Tangsel akan memiliki lebih banyak pilihan dan kesempatan dalam menjalani hidup dan menyambut masa depan," pungkasnya.(RMI/HRU)
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TODAY TAGKementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews