Connect With Us

Innalillahi, Sastrawan Sapardi Djoko Darmono Tutup Usia

Rachman Deniansyah | Minggu, 19 Juli 2020 | 12:07

Sastrawan Sapardi Djoko Darmono. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dunia seni dan sastra Indonesia kini sedang berduka. Sastrawan kondang, Sapardi Djoko Darmono meninggal dunia, Minggu (19/7/2020).

Sastrawan senior yang kerap dipanggil SDD menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 80 tahun. Ia menutup usianya itu di Eka Hospital BSD, Serpong, Kota Tangerang Selatan sekitar pukul 09.17 WIB.

Saat dikonfirmasi, Marketing Communication Manager Eka Hospital Erwin Suyanto turut membenarkan kabar duka terdebut.

"Betul, beliau sudah berpulang (tutup usia). Untuk selanjutnya keluarga akan memberikan keterangan ya," singkat Erwin.

Menurut informasi, mendiang SDD akan dibawa dan disemayamkan ke rumah duka yang berlokasi di Kompleks Dosen UI no. 113, Jalan Ir  H Djuanda, Ciputat, Kota Tangsel.  Jenazah akan dimakamkan sore ini di Taman Pemakaman Giritama, Giri Tonjong, Bogor. (RAZ/RAC)

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill