ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo
Jumat, 4 September 2026 | 12:17
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TANGERANGNEWS.com- Masyarakat Provinsi Banten boleh berbangga. Terpilihnya H Surta Wijaya menjadi Ketua Umum DPP Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) menjadi sejarah baru bagi masyarakat Banten.
Surta Wijaya yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Apdesi Banten, baru saja terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum DPP Apdesi periode 2021-2026, di Jakarta pada Minggu 19 September 2021.
Surta Wijaya menjadi orang Banten pertama yang menjadi pucuk pimpinan DPP Apdesi. “Alhamdulillah, saya mengucapkan syukur tak terhingga. Ini berkat doa dan dukungan semua pihak, saya tepilih menjadi Ketum DPP Apdesi,” ujar Surta Wijaya seperti dikutip dari kanaltangerang.
SurtaWijaya yang merupakan Kepala Desa Babakan Asem, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, ini menuturkan bahwa setelah diberikan amanah untuk memimpin DPP Apdesi, dirinya beserta jajaran pengurus akan segera melakukan konsolidasi organisasi.
Menurut dia, hal ini dimaksudkan agar mesin oganisasi bisa langsung bergerak untuk melakukan konsolidasi hingga kepengurusan tingkat kecamatan di seluruh Indonesia.
Surta Wijaya mengakui tugas tersebut tidak mudah karena menyangkut urusan kemajuan nasional bangsa Indonesia. “Ini memang bukan tugas ringan. Insya Allah Apdesi akan memberikan kontribusi pemikiran dan tenaganya untuk kemajuan bangsa dan negara,” kata Surta Wijaya menjelaskan.
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TODAY TAGDebit Sungai Cisadane mengalami menurunan hingga 40 sentimeter (cm) dari batas normal. Hal ini memicu langkah antisipasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang guna memastikan ketersediaan sulai air baku bagi warga.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews