Connect With Us

Siapa Pesulap Merah? Ternyata Asal Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 8 Agustus 2022 | 19:49

Pesulap Merah. (Instagram marcelradhival1 / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Baru-baru ini, karakter Pesulap Merah menjadi perbincangan publik. Pria bernama panggung Marcel Radhival ini ternyata berasal dari Tangerang.

Pesulap Merah viral karena kerap menggunggah konten video tentang pembongkaran trik-trik perdukunan. Pesulap Merah pun semakin santer setelah terlibat perseteruan dengan Gus Samsudin. 

Pesulap Merah dipilih sebagai karakter dan julukan yang menjadi ciri khasnya agar mudah dikenali publik. Hal ini bukan tanpa alasan, sebab ia memang sering tampil dengan rambut merah dan pakaian merah.

Rupanya, Pesulap Merah lahir di Tangerang, Banten, pada 26 Agustus 1995. Pria beragama Islam ini merupakan lulusan SMKN 2 Kota Tangerang Selatan. 

Marcel Radhival pernah bergabung dalam Komunitas Hipnotis Tangerang atau Tangerang Hypnotist Community, untuk mengasah kemampuan sulapnya.

Ia juga diketahui memiliki gelar non akademik Certified of Hypnotist (CH) dan Reiki tingkat ketiga. Semakin dewasa, keahliannya di bidang ilmu hipnotis semakin matang. Ia yang menyebut diri sebagai pawang dukun kini memilih berkarir menjadi pesulap sekaligus YouTuber untuk mengedukasi publik.

KOTA TANGERANG
RS Melati Tangerang Sabet Penghargaan Produktivitas Terbaik Tingkat Kota

RS Melati Tangerang Sabet Penghargaan Produktivitas Terbaik Tingkat Kota

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:00

Rumah Sakit (RS) Melati Tangerang meraih penghargaan Juara 1 Produktivitas Kategori Perusahaan Menengah Tingkat Kota Tangerang.

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill