Connect With Us

Seniman Cak Sapari Ludruk Meninggal

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 15 September 2022 | 13:14

Cak Sapari. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Cak Sapari yang dikenal dengan seniman Ludruk Surabaya meninggal dunia pada Kamis, 15 September 2022 dini hari.

Cak Sapari yang pernah ikut main film "Yo Wes Ben" meninggal setelah berkali-kali menjalani perawatan medis akibat penyakit diabetes.

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji membenarkan kabar duka tersebut.

"Innalillahi wainnailaihi rojiun telah meninggal dunia Cak Sapari legenda ludruk Surabaya," katanya dilansir dari Antara.

Berpulangnya Cak Sapari menyisakan duka yang mendalam bagi Armuji. Ia menyebut Surabaya kehilangan seniman besar dan legenda ludruk. 

Ia juga mengaku punya kenangan tersendiri ketika bertemu Cak Sapari di salah satu stasiun TV lokal di Surabaya.

Sapari, katanya, adalah contoh seniman yang total dalam berkarya.

KOTA TANGERANG
Pengedar Etomidate Diringkus Polisi saat Mau Transaksi di Pinggir Jalan Karang Tengah, 30 Cartridge Disita

Pengedar Etomidate Diringkus Polisi saat Mau Transaksi di Pinggir Jalan Karang Tengah, 30 Cartridge Disita

Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:03

Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan dugaan peredaran puluhan cartridge berisi zat obat bius keras berjenis etomidate.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill