Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD
Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TANGERANGNEWS.com-Sosok Arsid, tidak hanya dikenal sebagai tokoh masyarakat Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Di kalangan birokrat, ia juga sudah tidak asing karena lebih dari 30 tahun menjalani profesi di pemerintahan.
Pria kelahiran 25 Agustus 1964 ini merupakan lulusan tahun 1989 APDN Bandung. Ia mulai berkarir pada tahun 1992, sebagai Kepala Kaur Pemerintahan Kecamatan Pamulang Tangerang, seperti dikutip dari Kabar Tangsel, Minggu 30 Oktober 2022.
Arsid merintis karirnya dari bawah hingga berhasil mencapai jabatan sebagai Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Tangerang pada 2014. Namun jabatan itu hanya dijalani sampai 2015, karena ia mengundurkan diri lantaran maju menjadi Calon Wali Kota Tangsel.
Arsid yang meraih gelar Doktor Administrasi Publik di Universitas Padjajaran pada tahun 2018 ini, juga mengajar sebagai dosen S1 maupun Pascasarjana di Universitas Pamulang (Unpam) sejak tahun 2011.
Di dunia politik, Arsid sempat maju pada Pilkada Kota Tangsel tahun 2010 dan 2015. Debut pertamanya menjadi Calon Wali Kota Tangerang Selatan berpasangan dengan Andre Taulany. Namun ia kalah suara dari pasangan Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie.
Di pilkada selanjutnya, dia kembali maju berpasangan Elvier Ariadiannie, meski akhirnya, harus kalah lagi dari pasangan petahana.
Kini ia dikabarkan telah berpulang ke Rahmatullah pada Minggu 30 Oktober 2022. Rekan perjuangannya di Pilkada 2010, Andre Taulany juga mengucapkan duka cita terhadap kepergian Arsid.
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TODAY TAGDinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang mengajak masyarakat untuk mengikuti Operasi Uji Emisi Kendaraan yang akan digelar pada 3 hingga 4 Juni 2026.
Operasi gabungan yang digelar Polres Tangerang Selatan pada Minggu dini hari, 31 Mei 2026, mengungkap temuan narkotika jenis tembakau sintetis hingga obat keras daftar G di sejumlah titik yang menjadi sasaran razia.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews