Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Sosok Arsid, tidak hanya dikenal sebagai tokoh masyarakat Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Di kalangan birokrat, ia juga sudah tidak asing karena lebih dari 30 tahun menjalani profesi di pemerintahan.
Pria kelahiran 25 Agustus 1964 ini merupakan lulusan tahun 1989 APDN Bandung. Ia mulai berkarir pada tahun 1992, sebagai Kepala Kaur Pemerintahan Kecamatan Pamulang Tangerang, seperti dikutip dari Kabar Tangsel, Minggu 30 Oktober 2022.
Arsid merintis karirnya dari bawah hingga berhasil mencapai jabatan sebagai Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Tangerang pada 2014. Namun jabatan itu hanya dijalani sampai 2015, karena ia mengundurkan diri lantaran maju menjadi Calon Wali Kota Tangsel.
Arsid yang meraih gelar Doktor Administrasi Publik di Universitas Padjajaran pada tahun 2018 ini, juga mengajar sebagai dosen S1 maupun Pascasarjana di Universitas Pamulang (Unpam) sejak tahun 2011.
Di dunia politik, Arsid sempat maju pada Pilkada Kota Tangsel tahun 2010 dan 2015. Debut pertamanya menjadi Calon Wali Kota Tangerang Selatan berpasangan dengan Andre Taulany. Namun ia kalah suara dari pasangan Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie.
Di pilkada selanjutnya, dia kembali maju berpasangan Elvier Ariadiannie, meski akhirnya, harus kalah lagi dari pasangan petahana.
Kini ia dikabarkan telah berpulang ke Rahmatullah pada Minggu 30 Oktober 2022. Rekan perjuangannya di Pilkada 2010, Andre Taulany juga mengucapkan duka cita terhadap kepergian Arsid.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Pemerintah daerah (pemda) yang selama ini kewalahan menanggung beban belanja pegawai kini dapat bernapas lega.
Pernyataan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) Banten yang menilai kerukunan umat beragama di Kabupaten Tangerang layak menjadi percontohan nasional menuai kritik keras dari kelompok masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews