Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Sosok Arsid, tidak hanya dikenal sebagai tokoh masyarakat Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Di kalangan birokrat, ia juga sudah tidak asing karena lebih dari 30 tahun menjalani profesi di pemerintahan.
Pria kelahiran 25 Agustus 1964 ini merupakan lulusan tahun 1989 APDN Bandung. Ia mulai berkarir pada tahun 1992, sebagai Kepala Kaur Pemerintahan Kecamatan Pamulang Tangerang, seperti dikutip dari Kabar Tangsel, Minggu 30 Oktober 2022.
Arsid merintis karirnya dari bawah hingga berhasil mencapai jabatan sebagai Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Tangerang pada 2014. Namun jabatan itu hanya dijalani sampai 2015, karena ia mengundurkan diri lantaran maju menjadi Calon Wali Kota Tangsel.
Arsid yang meraih gelar Doktor Administrasi Publik di Universitas Padjajaran pada tahun 2018 ini, juga mengajar sebagai dosen S1 maupun Pascasarjana di Universitas Pamulang (Unpam) sejak tahun 2011.
Di dunia politik, Arsid sempat maju pada Pilkada Kota Tangsel tahun 2010 dan 2015. Debut pertamanya menjadi Calon Wali Kota Tangerang Selatan berpasangan dengan Andre Taulany. Namun ia kalah suara dari pasangan Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie.
Di pilkada selanjutnya, dia kembali maju berpasangan Elvier Ariadiannie, meski akhirnya, harus kalah lagi dari pasangan petahana.
Kini ia dikabarkan telah berpulang ke Rahmatullah pada Minggu 30 Oktober 2022. Rekan perjuangannya di Pilkada 2010, Andre Taulany juga mengucapkan duka cita terhadap kepergian Arsid.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGPemerintah Kabupaten Tangerang (Pemkab) Tangerang akan menindak tegas pelaku pembakaran sampah liar dengan menjerat hukuman penjara 6 bulan atau denda Rp50 Juta.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Di tengah ritme kehidupan urban yang serba cepat, standar kemewahan sebuah hunian telah bergeser secara fundamental.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews