Connect With Us

Kisah Lingga, Pemuda Tangerang yang Sukses jadi Konten Kreator Dimulai dari Iseng

Nur Fitriani | Senin, 31 Oktober 2022 | 22:11

Lingga Ferdyan, pemuda asal Cipondoh, Kota Tangerang, yang sukses menjadi konten kreator. (YouTube Lingga Ferdyan / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Kisah Lingga Ferdyan, pemuda asal Cipondoh, Kota Tangerang, yang sukses menjadi konten kreator hanya dimulai dari iseng.

Ia terjun menjadi konten kreator pada 2020, dan membuktikan bahwa pandemi Covid-19 tak menyurutkan kreativitas.

Konten video pertama Lingga yang dibagikan pada 24 Oktober 2020, berhasil berkembang dan semakin dikenal hingga saat ini.

"Hasil iseng saat pandemi kita akhirnya buat podcast," kata Lingga kepada TangerangNews, Senin, 31 Oktober 2022.

Segmen yang disajikan Lingga, seputar podcast #LinggaIsengNanya, yang menghadirkan narasumber tentang topik yang sedang ramai dan kontroversial.

"Tema awalnya adalah anak muda. Karena pembahasannya sangat luas," katanya.

Baca juga: Inspiratif, Ibu Ini Mampu Ubah Anak Kecanduan HP Jadi Rajin Baca Buku

Pembahasan seputar anak muda yang berprestasi, membahas tentang kontroversi, tentang jiwa muda dan banyak hal yang diminati anak muda milenial dan Gen Z.

Jadwal Lingga mengunggah kontennya sehari dua video di TikTok, YouTube sepekan dua kali, dan reel short setiap hari.

Menurutnya, banyak suka duka dan lika-liku yang Lingga rasakan dalam merintis kariernya, dengan tujuan untuk menunjang kualitas yang baik dan video yang layak ditonton.

Lingga tetap menikmati pekerjaannya, karena dia bisa fleksibel mengatur waktu, meskipun di sisi lain dituntut untuk berpikir kreatif.

"Tidak semudah yang dipikirkan orang, banyak brainstorming, effort, tenaga juga modal," tambahnya.

Lingga mengatakan, tentu ada kesulitan yang dialaminya, ketika harus mencari tahu minat para penonton.

"Kita harus mengembangkan pasar. Akhirnya terbangun komuniti yang cukup pesat," ungkapnya.

Baca juga: Lika Liku Bisnis Warga Poris Tangerang Sang Founder Maomao dan Munim

Selain dukungan dari orang-orang terdekatnya, kata Lingga, motivasi terbaik yang telah membangunnya adalah dirinya sendiri.

Sosok yang menginspirasi Lingga dan sangat berpengaruh bagi kehidupannya, yaitu kedua orang tua dan kakeknya, juga sosok Bung Karno dan Bung Hatta.

"Tentu ada kekhawatiran dengan perkembangan zaman yang pesat, kota harus terus melihat risiko yang ada," ungkapnya.

Lingga berpesan kepada para pemuda, khususnya asal Tangerang, untuk memilih hal yang paling nyaman buat diri sendiri, serta mengetahui, mengatasi segala risiko dan konsekuensi.

"Semua orang pasti pernah berbuat salah, at least kita mau menjadi orang yang lebih baik setiap harinya," pungkasnya.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TANGSEL
Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 22:54

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memastikan mengawal penanganan medis dan pembiayaan perawatan korban ledakan ruko di kawasan Pasar Cimanggis yang terjadi pada Rabu 14 Oktober 2026, malam.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill