Connect With Us

Uten Senang Kritisi Pembangunan di Tangsel

| Selasa, 6 Desember 2011 | 20:34

Uten Sutendy. (tangerangnews / dira)

Bagi pria yang satu ini, kritis adalah menjadi bagian gaya hidupnya. Tak pelak dirinya bergabung pada sebuah organisasi massa  yang kini juga telah menjadi partai di Indonesia, yakni Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

 
Ya, dia adalah Uten Sutendy. Bagi Uten, tidak mudah menjadi seorang yang pengeritik, dirinya kadang mendapat cemoohan. Uten pun mengaku senang mengkritisi pembangunan di Kota Tangsel.

 Salah satu yang dikritiknya adalah keinginannya agar Kota Tangsel segera memiliki Ketua Kadin. Bahkan dirinya mendesak agar ada pemilihan Kadin kembali, dengan menggelar musyawarah kota. “Kadin harus ada, dan dipilih ulang dengan menggelar musyawarah kota,” jelasnya. (DRA)

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

HIBURAN
Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Senin, 12 Oktober 2026 | 14:52

Batik Indra Loka memperkenalkan 30 koleksi busana siap pakai (ready-to-wear) melalui Saun Tara Collection Premiere di Pendopo, Living World Alam Sutera, Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill