Connect With Us

Uten Senang Kritisi Pembangunan di Tangsel

| Selasa, 6 Desember 2011 | 20:34

Uten Sutendy. (tangerangnews / dira)

Bagi pria yang satu ini, kritis adalah menjadi bagian gaya hidupnya. Tak pelak dirinya bergabung pada sebuah organisasi massa  yang kini juga telah menjadi partai di Indonesia, yakni Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

 
Ya, dia adalah Uten Sutendy. Bagi Uten, tidak mudah menjadi seorang yang pengeritik, dirinya kadang mendapat cemoohan. Uten pun mengaku senang mengkritisi pembangunan di Kota Tangsel.

 Salah satu yang dikritiknya adalah keinginannya agar Kota Tangsel segera memiliki Ketua Kadin. Bahkan dirinya mendesak agar ada pemilihan Kadin kembali, dengan menggelar musyawarah kota. “Kadin harus ada, dan dipilih ulang dengan menggelar musyawarah kota,” jelasnya. (DRA)

KAB. TANGERANG
Gagal Gasak Motor di Cikupa, Pelaku Curanmor Todongkan Senpi saat Hendak Dikejar Warga

Gagal Gasak Motor di Cikupa, Pelaku Curanmor Todongkan Senpi saat Hendak Dikejar Warga

Sabtu, 7 Februari 2026 | 21:18

Sebuah video rekaman CCTV memperlihatkan pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang menodongkan senjata api (senpi) saat aksinya dipergoki warga di Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Jumat 6 Februari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

SPORT
Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:06

Pelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 Nova Arianto menyebut bahwa skuad musuh berada di posisi yang lebih diunggulkan pada laga yang akan digelar di Indomie Arena Tangerang.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill