Connect With Us

Uten Senang Kritisi Pembangunan di Tangsel

| Selasa, 6 Desember 2011 | 20:34

Uten Sutendy. (tangerangnews / dira)

Bagi pria yang satu ini, kritis adalah menjadi bagian gaya hidupnya. Tak pelak dirinya bergabung pada sebuah organisasi massa  yang kini juga telah menjadi partai di Indonesia, yakni Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

 
Ya, dia adalah Uten Sutendy. Bagi Uten, tidak mudah menjadi seorang yang pengeritik, dirinya kadang mendapat cemoohan. Uten pun mengaku senang mengkritisi pembangunan di Kota Tangsel.

 Salah satu yang dikritiknya adalah keinginannya agar Kota Tangsel segera memiliki Ketua Kadin. Bahkan dirinya mendesak agar ada pemilihan Kadin kembali, dengan menggelar musyawarah kota. “Kadin harus ada, dan dipilih ulang dengan menggelar musyawarah kota,” jelasnya. (DRA)

TANGSEL
Pengiriman ke TPAS Cilowong Ditangguhkan, Pemkot Tangsel Alihkan 200 Ton Sampah ke Cileungsi Bogor

Pengiriman ke TPAS Cilowong Ditangguhkan, Pemkot Tangsel Alihkan 200 Ton Sampah ke Cileungsi Bogor

Rabu, 7 Januari 2026 | 20:16

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bergerak cepat menanggapi kebijakan Pemerintah Kota Serang yang menghentikan sementara pengiriman sampah ke TPAS Cilowong.

KAB. TANGERANG
Bekas Galian Tambang, Ladang Jagung Food Estate di Tigaraksa Terancam Gagal

Bekas Galian Tambang, Ladang Jagung Food Estate di Tigaraksa Terancam Gagal

Kamis, 8 Januari 2026 | 14:59

Program ketahanan pangan di Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, kini tengah menghadapi ujian berat.

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill