Connect With Us

Uten Senang Kritisi Pembangunan di Tangsel

| Selasa, 6 Desember 2011 | 20:34

Uten Sutendy. (tangerangnews / dira)

Bagi pria yang satu ini, kritis adalah menjadi bagian gaya hidupnya. Tak pelak dirinya bergabung pada sebuah organisasi massa  yang kini juga telah menjadi partai di Indonesia, yakni Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

 
Ya, dia adalah Uten Sutendy. Bagi Uten, tidak mudah menjadi seorang yang pengeritik, dirinya kadang mendapat cemoohan. Uten pun mengaku senang mengkritisi pembangunan di Kota Tangsel.

 Salah satu yang dikritiknya adalah keinginannya agar Kota Tangsel segera memiliki Ketua Kadin. Bahkan dirinya mendesak agar ada pemilihan Kadin kembali, dengan menggelar musyawarah kota. “Kadin harus ada, dan dipilih ulang dengan menggelar musyawarah kota,” jelasnya. (DRA)

TEKNO
YouTube Eror di Indonesia, Pengguna Tak Bisa Akses Beranda hingga Shorts

YouTube Eror di Indonesia, Pengguna Tak Bisa Akses Beranda hingga Shorts

Rabu, 18 Februari 2026 | 13:37

Layanan berbagi video milik Google, YouTube, dilaporkan mengalami gangguan secara global pada Rabu, 18 Februari 2026, pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

KOTA TANGERANG
DPRD Minta Pembentukan Satgas Reaktivasi dan Perbaikan Data Kepesertaan BPJS

DPRD Minta Pembentukan Satgas Reaktivasi dan Perbaikan Data Kepesertaan BPJS

Kamis, 19 Februari 2026 | 22:49

DPRD Kota Tangerang mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang segera mengambil langkah cepat menyusul nonaktifnya ribuan peserta BPJS Kesehatan di Kota Tangerang.

BISNIS
JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:49

Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill