Connect With Us

Hidayat Djauhari Ingin jadi pengurus PMI Saja

| Minggu, 18 November 2012 | 15:36

Hidayat Djauhari (tangerangnews / dira)

Reporter : Dira Derby

TANGERANG-
Mantan Pjs Wali Kota Tangerang Selatan Hidayat Djauhari mengaku tidak tertarik untuk mencalonkan diri sebagai wali kota atau pun bupati. Dirinya mengaku, andai pun dalam waktu dekat dia akan pensiun, Djauhari mengaku keinginannya hanya tetap menjadi pengurus PMI saja.
 
Ya, pria yang menggantikan Pjs Wali Kota Tangsel Eutik Suarta itu mengaku lebih senang mengisi hari tuanya dengan kegiatan sosial. “Tak ada niat sama sekali, saya malah keinginan ada di PMI terus kalau pun pensiun nanti. Ini saya anggap tugas mulia dari pada menjadi calon wali kota atau pun bupati,” terang Sekretaris PMI Provinsi Banten itu.
 
Djauhari pun menolak isu jika dirinya akan maju mencalonkan diri sebagai calon Wali Kota Tangerang pada 2013 nanti. “Kemarin saja saya sebenarnya sudah menolak menjadi Pjs Wali Kota Tangsel. Tetapi karena itu tugas dari Gubernur, ya saya ini kan hanya bawahan saya harus menuruti perintah. Saya sudah merasakan, sulit juga menjadi Wali Kota. Tetapi ada enaknya, pada sungkan sama saya,” ujarnya seraya tertawa.
 
 
 
 
 
 
TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill