Connect With Us

Cicipi Berbagai Makanan Khas Kota Tangerang di Wartang

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 21 Desember 2015 | 20:00

Nasi Bakar Cisadane, Es Kuwut dan Tempe Mendoan ala Wartang. (Tangerangnews.com / Rangga)

TANGERANG-Kota Tangerang memiliki banyak makanan khas. Namun karena keberadaannya yang semakin langka, tidak banyak yang tahu makanan khas kota akhlakul karimah tersebut.

 

Untuk mewadahi masyarakat yang gemar dengan kuliner daerah, Warung Alkulturasi Tangerang (Wartang) menyajikan bermacam makanan khas Kota Tangerang. Wartang berada di Jalan Kalipasir Raya No 148 A, Pasar Lama, Kota Tangerang. Letaknya berada persis di seberang Sungai Cisdane.

 

Makanan yang disediakan di Wartang ini memiliki perpaduan tujuh budaya, diantaranya Banten, Betawi, Arab, China, Sunda, Jawa dan Eropa. Hal ini tak lepas dari sejarah masyarakat Kota Tangerang yang multikulur dan multietnis.

 

Berbagai makanan tersebut seperti Nasi Bakar Cisadane yang terdiri dari berbagai rasa, Nasi Ulam, Mie Nyemek, Ayam Bakar Madu, Ayam Penyet dan Kremes. Untuk minumannya, seperti es Kuwut, Es Jelly Pelangi dan Es Campur Wartang.

 

Tak hanya itu, berbagai makanan ringan pun tersedia, seperti Ondar-andir, Roti Konde, Empleng Susu Keju, Kue Keranjang Goreng , Macaroni Cece, dan Lidi-lidian.

 

Owner Wartang Faiz Alatas mengatakan, Wartang didirikan sejak tahun 2011. Menu-menu makanan khas yang ada, dia peroleh dari survey ke pelosok-pelosok kampung di Kota Tangerang selama tiga bulan. “Semua makanan saya pelajari langsung dari pembuatnya, bahannya pun pakai produk khas Kota Tangerang, seperti Kecap Benteng,” jelasnya, Senin (21/12).

 

Menurut pria yang tinggal di Kelurahan Suka Sari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang ini, dibentuknya Wartang tak lepas dari silsilah keluarganya yang berasal dari berbagai budaya. Selain itu juga karena kecintaannya kepada Kota Tangerang.

 

“Di keluarga saya campuran antara Arab dan China, ini secara genetik mengalir ke saya. Dan saya membuat Wartang ini untuk menjelaskan Kota Tangerang dalam satu kata,” katanya.

 

Faiz menjelaskan, rumah makannya ini sering menjadi tempat kegiatan Kang Nong Kota Tangerang. Dia juga kerap diundang Wali Kota Tangerang untuk menyajikan makanan kepada tamu-tamu daerah ataupun festival kuliner yang digelar Pemerintah setempat.

 

“Pengunjung kami juga tidak hanya dari luar daerah, tapi juga dari mancanegara seperti Australia, Singapura, Brunei dan Skotlandia,” katanya.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

OPINI
Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Kamis, 4 Juni 2026 | 21:36

Di era digital pada saat ini bagian yang tidak terpisahkan atau tidak bisa kita tinggalkan di kehidupan kita sebagai manusia adalah komunikasi yang di mana komunikasi itu bisa membuat atau menyampaikan berbagai informasi dengan cepat.

HIBURAN
Catat Tanggalnya, Festival Cisadane 2026 Digelar 22-26 Juli

Catat Tanggalnya, Festival Cisadane 2026 Digelar 22-26 Juli

Senin, 8 Juni 2026 | 05:11

Festival Cisadane 2026 kembali masuk dalam agenda budaya tahunan Kota Tangerang dan akan berlangsung selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill