Gelar Pesta Rakyat 2026, D'Masiv hingga Juicy Luicy Bakal Meriahkan HUT RI di GWK Cultural Park
Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:20
GWK Cultural Park kembali menggelar Pesta Rakyat 2026 untuk menyambut Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.
TANGERANG – Liburan bisa menjadi godaan bagi Anda untuk menyantap berbagai makanan. Apalagi bagi Anda yang berlibur ke tempat dengan banyak kuliner khas.
Namun, Anda juga perlu hati-hati. Alih-alih bersenang-senang saat berlibur, kesehatan Anda bisa terganggu jika makan tak sesuai porsi normal. Berat badan pun terancam naik.
Lakukan hal-hal ini agar berat badan Anda tetap ideal selama liburan.
1. Perhatikan porsi
Tidak ada salahnya mencoba berbagai jenis kuliner yang ada di daerah yang Anda kunjungi. Namun, Anda perlu membatasi porsinya. Caranya bisa dengan memesan beberapa makanan sekaligus namun dalam porsi-porsi kecil.
Jadi Anda bisa mencicipi semua makanan sambil tetap menjaga porsi sesuai kemampuan tubuh.
2. Kunyah secara perlahan
Saat beberapa kuliner tersaji di atas meja, Anda pasti sudah tak sabar ingin melahap semuanya. Namun, tak perlu buru-buru.
Tips lainnya adalah mengunyah makanan pelan-pelan. Selain mencegah Anda makan dalam jumlah yang banyak, mengunyah pelan-pelan juga bisa membuat sistem pencernaan lebih siap menerima makanan yang masuk.
3. Batasi minuman bersoda dan alkohol
Soda dan minuman beralkohol merupakan minuman yang berkalori tinggi.
Minuman jenis ini juga dapat mempersulit Anda untuk mengendalikan nafsu makan. Jadi sebaiknya hindari minuman tersebut dan pilihlah minuman yang lebih sehat seperti jus buah atau es kelapa muda.
Baca selengkapnya di sini.
TODAY TAGGWK Cultural Park kembali menggelar Pesta Rakyat 2026 untuk menyambut Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.
Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews