Connect With Us

Suka Traveling? Unduhlah Aplikasi-aplikasi Ini

Bambang Surambang | Minggu, 12 Juni 2016 | 15:00

| Dibaca : 2113

Ilustrasi aplikasi (Shutterstock / ra2studio)

TANGERANGNews.com—Banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan dari penggunaan ponsel pintar, salah satunya saat sedang traveling.

Banyak aplikasi di ponsel pintar kita yang bisa membantu, mulai dari persiapan sampai ketika kita sudah sampai di tempat tujuan.

1. Aplikasi Peta dan Navigasi

Jenis aplikasi pertama yang harus ada di ponsel pintar Anda adalah aplikasi peta dan navigasi.

Aplikasi-aplikasi penunjuk arah ini menjadi penting agar kita bisa leluasa melakukan pergerakan di tempat tujuan kita, tanpa harus repot-repot bertanya dan tersesat.

Ada beberapa aplikasi populer yang bisa Anda coba, di antaranya adalah Google Maps dan Waze.

Khusus untuk Waze, bukan hanya masalah navigasinya yang bisa diandalkan, tapi kita juga bisa mendapatkan informasi dari pengguna Waze lainnya untuk mengkalkulasi daerah-daerah macet dan menyediakan rute yang paling efisien untuk menuju tempat tujuan.

Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan fitur pencari lokasi fasilitas layanan publik, seperti  lokasi pom bensin, ATM, bank, rumah makan, dan rumah sakit.

2. Aplikasi Penyedia Informasi

Dalam perjalanan, terutama keluar negeri, tentunya Anda akan banyak berinteraksi dengan orang-orang dan tempat-tempat baru yang belum Anda kenal.

Banyak informasi yang akan Anda butuhkan, mulai dari informasi bahasa sampai informasi-informasi terhadap hal-hal kecil.

Contohnya, dalam perjalanan kita biasanya menemukan bangunan-bangunan bersejarah atau bangunan modern dengan arsitektur yang unik.

Namun, kita tidak mengetahui informasi nama dan sejarah bangunan tersebut. Untuk bertanya dengan masyarakat lokal pun mungkin kita segan.

Nah, sekarang kendala informasi ini dapat diatasi dengan produk aplikasi buatan Google yang bernama Google Goggles.

Cara penggunaannya sangat mudah, Anda cukup memotret objek/gambar yang ingin kamu tahu informasinya menggunakan aplikasi ini, dan kamu akan akan langsung diberikan informasi dari produk atau alat yang dimaksud tersebut.

Banyak sekali informasi yang bisa didapatkan dari aplikasi ini, mulai dari informasi lukisan / gambar, sejarah suatu bangunan terkenal, scan barcode / QR code, hingga menerjemahkan beberapa bahasa global seperti bahasa Inggris, Jerman, Italy, Portugal, Spanyol, Turki, dan Rusia menjadi bahasa lain.

Untuk informasi bahasa, Google juga mempunyai aplikasi Google Translate yang bisa digunakan untuk menerjemahkan percakapan langsung melalui fitur Conversation Mode dan dapat dipakai offline, tanpa harus tersambung ke internet.

Baca selengkapnya di sini.

NASIONAL
Kerusakan Pipa Air Baku Aetra Tangerang Diperbaiki, Suplai Kembali Normal

Kerusakan Pipa Air Baku Aetra Tangerang Diperbaiki, Suplai Kembali Normal

Rabu, 15 Agustus 2018 | 15:00

TANGERANGNEWS.com-Pada hari Sabtu (11/8/2018) Aetra Tangerang berhasil menyelesaikan perbaikan kerusakan pipa air baku yang terjadi sejak hari Kamis (9/8/2018) lalu.

KOTA TANGERANG
Dewan Soroti 5 Tahun Kepemimpinan Arief-Sachrudin

Dewan Soroti 5 Tahun Kepemimpinan Arief-Sachrudin

Jumat, 17 Agustus 2018 | 19:00

TANGERANGNEWS.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang menyoroti Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Akhir Masa Jabatan (LKPJ AMJ) Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dan Wakilnya Sachrudin dalam periode 2013-2018.

OPINI
Tantangan Profesi Polisi Zaman Now

Tantangan Profesi Polisi Zaman Now

Rabu, 18 Juli 2018 | 18:00

TANGERANGNEWS.com-Anak saya yang baru menapaki usia lima tahun terpesona tayangan di sebuah televisi swasta. Di usia yang belum dapat menggunakan nalar sebagai kelengkapan berfikir itu, ia justru telah hapal slogan yang

TOKOH
Jurnalis Tangerang ini Mendongeng hingga ke Lampung Selatan

Jurnalis Tangerang ini Mendongeng hingga ke Lampung Selatan

Minggu, 13 Mei 2018 | 19:00

TANGERANGNEWS.com-Budi Sabarudin, salah satu jurnalis Tangerang selain berprofesi sebagai pewarta juga dikenal sebagai pendongeng. Bahkan kiprah pria yang akrab disapa Budi Euy ini telah merambah hingga ke Lampung Selatan.

"Kita tidak boleh menerima nasib buruk dan pasrah menerimannya sebagai kutukan. Kalau kita mau hidup bebas, kita harus belajar untuk terbang"

Gie