Connect With Us

Di Tangcity Mall September-16 Oktober Ada Pesta Kuliner Nusantara

RANGGA AGUNG ZULIANSYAH | Minggu, 25 September 2016 | 22:00

| Dibaca : 3194

Di Tangcity Mall September-16 Oktober Ada Pesta Kuliner Nusantara (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Di Tangerang City Mall mulai 23 September hingga 16 Oktober 2016 di area parkir Perintis, Kota Tangerang digelar pesta kuliner yang berasal mulai dari Sabang sampai Merauke.

Even tersebut digelar untuk menjawab kerinduan akan kenikmatan kuliner khas nusantara, Tangcity Mall yang  bertajuk 'Rame Rame Jajan Kuliner (RJK) Cita Rasa Sate & Soto Nusantara'.

Mengusung tema etnik Nusantara, dekorasi unik dengan gerbang berbentuk pikulan sate dan soto siap menyambut para pengunjung sebelum memasuki area kuliner. Tak ketinggalan kaleng kerupuk raksasa juga dapat ditemui pengunjung saat hendak melakukan transaksi di booth kasir RJK.

“Selain ragamnya yang unik, sate dan soto merupakan makanan khas yang hampir dapat ditemui di setiap daerah di Indonesia. Perpaduan bumbu dan rasa yang ditawarkan masing-masing daerah pun memiliki keunggulan dan keunikan masing-masing,” ujar Building Manager Tangcity Mall Wina Andriyani, Minggu (25/9/2016)

Pada RJK kali ini terdapat lebih dari 70 tenant yang menawarkan ragam kuliner sate, soto, serta khas nusantara lainnya. Bagi Anda yang gemar sate, Anda bisa mencicipi beberapa jenis sate, sebut saja Sate Marangi Purwakarta & Gulai Balungan Bon-Bon, Sate Padang Ajo Ramon, Sate Ayam Madura Cak Idrus, sampai Sate Lilit & Ayam Betutu Bali.

"Namun jika ingin makanan yang berkuah, Anda dapat menikmati Soto Tangkar Enis, Coto Makasar Warung Sulawesi, Soto Roxy H Darwasa, Soto Tegal Sauto, Soto Lamongan Asli Cak Arif, hingga Soto Kudus Raja Soto. Tersedia juga berbagai hidangan khas Nusantara lainnya, seperti Pecel Madiun Mbak Susan, Es Durian Iko Gantinyo, Nasi Bakar Wijaya, Batagor Edo, Nasi Kapau Kramat Soka, dan masih banyak lagi," kata Wina.

Tidak hanya memanjakan pengunjung dengan kekayaan kuliner khas Nusantara, event kuliner kali ini juga semakin meriah dengan serangkaian acara menarik untuk menghibur kebersamaan Anda bersama keluarga.

Saksikan kemeriahan Opening Ceremony dengan penampilan dan parade dari Baleganjur, Jathilan, dan Angklung Interactive Saung Udjo pada Sabtu, 24 September 2016. Jangan lewatkan juga penampilan  Kitchen Percussion pada  1 Oktober dan Ethnic Traditional Music pada 9 Oktober yang dapat membuat momen kebersamaan Anda bersama keluarga lebih berkesan.

"Bagi anda yang suka tantangan, anda dapat mengikuti juga Food Battle Sate Eating Competition (25 September) dan Soto Eating Competition (15 Oktober), serta beradu ketangkasan bersama sahabat dan keluarga Anda di midway games arena dan kiddy rides dari Fun World," jelas Wina.

 

WISATA
Menyantap 1.000 Rasa Kuliner Warisan Nusantara di Pekan Raya Indonesia

Menyantap 1.000 Rasa Kuliner Warisan Nusantara di Pekan Raya Indonesia

Sabtu, 22 Oktober 2016 | 01:00

TANGERANGNews.com-Pekan Raya Indonesia (PRI) menyuguhkan beragam kuliner warisan nusantara yang tersebar dari berbagai daerah di Indonesia. Gerai kuliner warisan nusantara ini berlangsung mulai tanggal 20 Oktober - 6 November 2016 di Hall 10, Indonesia

SPORT
Lebih Baik Olahraga di Pagi Hari Atau Sore?

Lebih Baik Olahraga di Pagi Hari Atau Sore?

Kamis, 12 Januari 2017 | 10:04

Sebenarnya, lebih efektif mana melakukan olahraga pagi atau olahraga sore?

KAB. TANGERANG
Ratusan Warga Sepatan Ikuti Kirab Remaja

Ratusan Warga Sepatan Ikuti Kirab Remaja

Selasa, 17 Januari 2017 | 17:00

“Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin yang setiap tahun-nya dilaksanakan oleh warga serta para pelajar,”ujarnya.

BANDARA
Bawa Pistol, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Diamankan

Bawa Pistol, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Diamankan

Senin, 16 Januari 2017 | 11:00

Merdeka.com-Seorang penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta berinisial DA, 24, diamankan karena membawa senjata api, Minggu (15/1/2017) malam. DA dibawa oleh petugs Avsec saat hendak menaiki NAM Air di Terminal 2.

"Kita tidak membutuhkan alasan untuk menolong orang lain"

Anonim