Connect With Us

Mencicipi Es Selendang Mayang yang Semakin Langka di Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 7 Februari 2017 | 18:00

| Dibaca : 10639

Selendang Mayang. (@tangerangnews 2017 / Rangga A Zuliansyah)

 

 

TANGERANGNews.com-Es Selendang mayang merupakan kuliner khas Betawi yang banyak disukai masyarakat. Namun belakangan ini, kuliner tersebut jarang dijumpai karena penjualnya semakin langka. Keberadaan minumn lengendaris ini pun mulai dilupakan, terutama oleh generasi muda.

 

Di Kota Tangerang sendiri, kuliner ini dapat di jumpai di kawasan Modernland, Cikokol, dengan nama Es Selendang Mayang Babeh Sapri. Minuman ini dijajakan di warung kecil pinggir jalan, di depan Kantor Pemasaran Modernland.

 

 Selendang

 

Es Selendang Mayang dihidangkan di dalam mangkuk kecil. Isinya berupa kue yang terbuat dari sagu aren dan memiliki lapisan warna yakni merah dan putih. Adonan berwarna warni ini lah yang disebut Selendang Mayang. Kemudian kue disiram dengan gula cair dan santan, ditambah potongan batu es.

“Rasanya sangat manis dan segar. Harganya murah, cuma Rp5000 per mangkok. Saya biasa ke sini kalau jam makan siang,” ujar Nitha, pekerja di kawasan Modernland, Selasa (7/2/2017).

Hidangan ini sangat cocok untuk meredakan dahaga di tengah terik matahari yang panas. Namun untuk mencicipi Es Selendang Mayang Babeh Sapri harus rela mengantri, karena banyaknya pelanggan yang membeli.

 

Es Selendang Mayang Babeh Sapri merupakan usaha turun temurun sejak tahun sejak tahun 1970. Sapri yang merupakan warga Kampung Parung Kored, RT 03/02, Kelurahan Parung Jaya, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang ini, berjualan dikawasan Modernland sejak 15 tahun yang lalu.

 

“Awalnya jualan di Jakarta, lalu pindah ke Kota Tangerang. Selain di Modenland, kita punya cabang di belakang Rest Area Pinang,” kata Feri, menantu Sapri.

 

Feri mengatakan, semakin langkanya Es Selendang Mayang dikarenakan tidak adanya generasi penerus yang mau menjualnya. Padahal kuliner khas ini perlu dilestarikan. “Penjualnya masih ada, tapi anak-anaknya tidak ada yang mau meneruskan, karena itu semakin sedikit yang jualan,” katanya.

BISNIS
97% Transaksi BCA Diklaim Sudah Digitalisasi Perbankan

97% Transaksi BCA Diklaim Sudah Digitalisasi Perbankan

Senin, 24 Juni 2019 | 14:17

TANGERANGNEWS.com-PT Bank Central Asia Tbk (BCA) akui tren digitalisasi di dunia terbankan melejit tajam. Hal tersebut mendorong transformasi

HIBURAN
Rindu Liburan Bernuansa Pedesaan dengan Suhu Dingin?  Datang ke ICEFEST 2019 Yuk

Rindu Liburan Bernuansa Pedesaan dengan Suhu Dingin? Datang ke ICEFEST 2019 Yuk

Kamis, 11 April 2019 | 16:00

TANGERANGNEWS.com-Bagi anda yang rindu liburan bernuansa pedesaan dengan suhu sangat dingin, mari kita datang ke ICEFEST 2019 pada 19 - 29 Desember di ICE BSD, Kabupaten Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
Sinar Mas Land Gelar Festival Ramadan Ke-5 di Pagedangan

Sinar Mas Land Gelar Festival Ramadan Ke-5 di Pagedangan

Rabu, 22 Mei 2019 | 22:00

TANGERANGNEWS.com-Sinar Mas Land melalui PT Bumi Serpong Damai Tbk menggelar acara Festival Ramadan 2019 di MTSN 5 Tangerang Cijantra, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (22/5/2019).

"Kita mungkin akan kecewa jika gagal, tapi kita telah gagal bila kita tidak mencoba."

Eleanor Roosevelt