Akui Kemacetan Tak Bisa Diatasi Sepenuhnya, Maryono Minta Petugas Dishub Perbanyak Hadir di Jalan
Selasa, 28 Juli 2026 | 14:21
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono mengakui kemacetan lalu lintas belum dapat dihilangkan sepenuhnya.
TANGERANGNEWS.com-Pangea Coffee salah satu cafe yang berada di kawasan kuliner Pasar Lama menawarkan suasana nyaman bagi para pengunjung untuk menikmati aneka makanan dan minuman yang disajikannya. Pangea Coffee salah satu cafe anyar ini berdiri sejak 5 Oktober 2017. Nama Pangea sendiri diambil dari teori Jerman pada saat sebelum benua terpecah.
Masyarakat Jerman mempercayai, sebelum benua ini terpecah menjadi lima, berawal dari satu daratan yang bernama daratan Pangea. "Jadi satu daratan itu artinya semua kalangan, mulai dari anak sekolah hingga orang tua sangat cocok bila berkunjung untuk makan dan minum disini, jadi tidak membedakan," ujar Niam Syukri, Manager Pangea Coffee, Selasa (14/11/2017).
Cara Pangea Coffee menarik perhatian para pengunjung dari semua kalangan itu dengan menawarkan berbagai macam makanan dan minuman unik serta kekinian. Diantaranya untuk makanan, Pangea Coffee menyediakan Ayam Geprek, Warung Rempah, Gulai Tikungan, aneka macam Roti, Taichan, dan makanan andalannya yaitu Signature Indomie Sambal Honje khas Bali yang dibuat dari bunga kecombrang dan diolah menjadi pedas, asem, wangi, dan nyegerin.

Sedangkan berbagai minuman unik juga bisa ditemukan di cafe ini yang sudah pasti menyajikan berbagai kopi dari Nusantara, seperti kopi Arabika, Aceh Gayo, dan masih banyak lagi. Semua makanan dan minuman di cafe ini dibanderol dengan harga yang sangat miring, yakni mulai dari Rp. 4.000 hingga Rp. 30.000 saja.
"Kami memprioritaskan harga yang murah, dibanding cafe lain, dengan kualitas tempat yang ngga kalah memadai, serta memberikan servis dengan pelayanan yang baik," ucap Niam. Pangea Coffee buka setiap hari pada pukul 15.00 - 23.00 WIB, yang lebih tepatnya Pangea Coffee ini terletak di Jalan A Damyati no.20, Kelurahan Sukarasi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. (DBI/DBI)
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono mengakui kemacetan lalu lintas belum dapat dihilangkan sepenuhnya.
TODAY TAGPolda Metro Jaya memberikan klarifikasi terkait perkembangan penyidikan kasus kepemilikan dan peredaran narkotika jenis etomidate yang menjerat sejumlah tersangka.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews