Connect With Us

Nasi Uduk Mama Dari Medang Gading Serpong 

Dena Perdana | Rabu, 9 Desember 2020 | 13:00

Nasi Uduk Mama Dari di Medang Lestari, Gading Serpong, Pagedangan, Kabupaten Tangerang. (Denny Bagoes Irawan / TangerangNews.com@2020)

 

TANGERANGNEWS.com-Nasi uduk, satu komponen terpenting dalam keseharian orang Indonesia dari sarapan hingga makan malam. 

Rasanya yang gurih dan menyenangkan ini begitu tepat dipadukan dengan bermacam-macam lauk pauk. Dari telur, ayam, gorengan, bihun, mie,  hingga tempe, nasi uduk adalah pemersatunya.

Tambahkan lalapan dan sambal, maka lengkap sudah pengalaman makan kita. 

 

 

Terlebih di saat begitu banyak berkumpul lauk pauk dari ayam hingga daging ataupun ikan. Nasi uduk tak terelakkan adalah pilihan tepat agar keluarga tercinta lebih menikmati lagi waktu makannya.

Kali ini redaksi merekomendasikan nasi uduk ‘Mama Dari’ di Medang Lestari, Gading Serpong, Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Ya, bagi yang dekat di daerah sana dapat merapat. 

Selain murah juga menurut TangerangNews.com enak. Yuk rasakan sediri deh!

 

TANGSEL
Pernah Kehilangan Motor di Tangsel? Segera Cek ke Polres, Ambilnya Gratis Tanpa Biaya

Pernah Kehilangan Motor di Tangsel? Segera Cek ke Polres, Ambilnya Gratis Tanpa Biaya

Rabu, 22 April 2026 | 13:32

Bagi masyarakat yang menjadi korban pencurian kendaraan bermotor di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dapat mendatangi polres setempat untuk mengecek keberadaanya.

HIBURAN
Terinspirasi Sosok Ibu, Koleksi “Garis Tangan” Hadir pada Peringatan Hari Kartini di Tangerang

Terinspirasi Sosok Ibu, Koleksi “Garis Tangan” Hadir pada Peringatan Hari Kartini di Tangerang

Rabu, 22 April 2026 | 09:06

Peringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadirkan karya busana yang mengangkat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan

OPINI
Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Senin, 20 April 2026 | 19:56

-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill