Connect With Us

Merasakan Suasana Ramadan Kampung Betawi Tahun 90-an di JHL Solitaire Gading Serpong

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 26 Maret 2023 | 13:18

Booth jajanan jadul Kampung Betawi di Hotel JHL Solitaire Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, yang dihadirkan selama Ramdan, Minggu 26 Maret 2023. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Di bulan Ramadan, kebanyakan hotel menghadirkan makanan khas Timur Tengah untuk menarik pengunjung berbuka puasa. Namun berbeda dengan JHL Solitaire Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, yang justru menyajikan makanan tradisional khas Betawi.

Lebih uniknya, pada restoran di hotel bintang lima ini, diubah menjadi Kampung Betawi di mana di dalamnya terdapat berbagai jajanan, makanan, hingga minuman era tahun 90-an.

Mulai dari cokelat choyo-choyo, permen karet Yonsan, permen susu yang bungkus kertasnya bisa dimakan, ciki chuba, cokelat roko-rokoan, dan cokelat payung, bisa dicicipi pengunjung.

Ada juga kerak telor dan cemilan lain yang biasa disuguhkan di di rumah-rumah warga Betawi saat Ramadan seperti akar kelapa, kembang goyang dan biji ketapang.

Sementara hidangan utamanya ada nasi kuning penganten, nasi uduk, nasi ulam, lontong sayur, ikan bumbu kuning acar, sate Betawi, es selendang mayang, es serut warna warni, dan menu nusantara lainnya.

Rully, Manager F&B JHL Solitaire Gading Serpong mengatakan pihaknya sengaja menghadirkan Kampung Betawi untuk mengajak tamu merasakan makanan masa kecilnya di kampung halaman.

"Layaknya pasar kaget saja, jadi mereka bertransaksi sesuai menu yang mau dinikmati, dengan menggunakan voucher berupa uang-uangan. Harga makanan mulai dari Rp20 ribu," ungkapnya, Minggu 26 Maret 2023.

Selain itu pihaknya pun berkolaborasi dengan Chef Degan Septoadji, Mantan Juri MasterChef Indonesia season 2 untuk membuat menu spesial khas Betawi, epertiAyam Pandan, Iga Sapi Bakar Bumbu Ketumbar, Ikan Acar Kuning, Lontong Sayur, dan lain sebagainya.

"Saya ingin membuat, bagaimana saya menambahkan sesuatu yang berbeda tapi tetap Indonesia. Masakan Indonesia jaman sekarang bisa diangkat dengan bahan Indonesia, membuat sesuatu yang kita makan citarasa Indonesia, tapi di luar biasanya," kata Chef Degan.

Jika ingin melihat live performance dari Chef Degan di Mangan Resto JHL Solitaire Gading Serpong, pengunjung bisa memesan meja pada tanggal 7 dan 14 April 2023. 

"Tapi selama 30 hari Ramadan, tetap ada makanan dari saya, karena resepnya tetap ada dan diberikan ke chef di sini, tapi jika ingin melihat secara langsung bisa di tanggal tersebut," tuturnya.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:34

Cita rasa yang familiar dari makanan lokal kembali diolah dalam bentuk berbeda melalui kolaborasi VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bersama Chef Agnesia Cahaya, MasterChef Indonesia Season 10.

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

TOKOH
Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:54

Kabar duka datang dari dunia kependidikan Tangerang, rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Desri Arwen meninggal dunia pada Jumat, 28 Agustus 2026, di RS Sari Asih Sangiang, pukul 11.14 WIB.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill