Connect With Us

Osteoporosis bisa dicegah dengan minum bir?

| Senin, 9 Juli 2012 | 17:24

Minum Bir. (tangerangnews / dira)

Apa yang sering Anda dengar tentang bir? Pasti kebanyakan adalah efek negatif dari minuman ini. Namun, tahukah Anda bahwa minuman keras ini juga bisa digunakan untuk mencegah osteoporosis?
 
Banyak penelitian terbaru yang menunjukkan bahwa konsumsi bir dalam jumlah sedang bisa menyembuhkan nyeri sendi dan menjaga bentuk otot.

Berdasarkan National Institute of Health, zat silikon dalam bentuk orthosilicic acid (OSA) sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang, menjaga otot tetap kuat, serta membantu menurunkan risiko penyakit osteoporosis.

Meski begitu, penelitian ini tidak menetapkan jumlah minimum silikon yang harus dikonsumsi. Sekitar 20 - 25 mg bir diketahui mengandung zat silikon yang cukup untuk menjaga kesehatan tulang dan persendian setiap hari.

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan pada The Journal of Bone and Mineral Research, konsumsi silikon pada pria dan wanita muda bisa sangat membantu menjaga kesehatan tulang.
Beberapa penelitian yang dirangkum oleh Times of India (09/07) berikut juga menemukan manfaat bir bagi kesehatan tulang. Pertama adalah penelitian pada bulan Februari tahun 2010, menemukan bahwa bir yang kaya silikon bisa mencegah osteoporosis.

Penelitian pada bulan Oktober tahun 2010 menunjukkan bahwa meminum bir bisa melindungi wanita dari osteoporosis. Sementara penelitian pada bulan Februari tahun 2012 menunjukkan bahwa bir bisa digunakan untuk mengatasi tulang rapuh.

Tetapi tunggu dulu. Jangan langsung minum bir setelah membacanya, karena tak semua bir bisa membantu Anda mencegah osteoporosis. Bir yang bisa digunakan mengatasi osteoporosis adalah bir yang banyak mengandung zat silikon.

Lalu, bagaimana cara mengetahuinya? Perhatikan beberapa tanda berikut ini.


1. Perhatikan warna bir yang Anda minum. Bir yang mengandung banyak zat silikon berwarna pucat. Bir yang harus dihindari adalah yang berwarna keemasan dan gelap.

2. Jangan konsumsi bir buah. Selain tak mengandung zat silikon, bir buah juga dipenuhi gula.

3. Coba cari tahu bahan bir yang Anda konsumsi. Jangan konsumsi bir yang terbuat dari gandum karena bir jenis ini hanya memiliki sedikit zat silikon.

Jika Anda menemui bir yang sesuai dengan ciri-ciri di atas, maka bir itu bisa digunakan untuk mencegah osteoporosis. Namun hati-hati, terlalu banyak meminum bir tentu tak bagus untuk kesehatan. Alih-alih mengobati tulang, bisa-bisa Anda malah merusak organ tubuh yang lain
BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

SPORT
Paramount Petals Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Curug 

Paramount Petals Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Curug 

Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:13

Perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Curug tahun ini tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda melalui gelaran Paramount Petals Cup 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill