Kamis, 19 September 2024

Rumah Gepeng di Kota Tangerang Terkendala

Gelandangan dan Pengemis Kota Tangerang belum bisa belum bisa menempati rumah singgah(tangerangnews / rangga)


TANGERANGNEWS-Pemerintah Kota tangerang sampai saat ini belum bisa membangun rumah singgah yang diperuntukkan bagi para gelandangan dan pengemis (Gepeng). Pasalnya, lahan dijadikan untuk tempat pembangunan masih dalam survey oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang.
 
“Sedang dalam survey sampai, karena lahan atau lokasi untuk rumah singgah atau rehabilitas ini belum didapatkan,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Erlan Rusnarlan. Sementara Kepala Bidang Rehabilitasi Dinas Sosial Agus R Wahyudin menjelaskan, sebenarnya ada dua pilihan yang akan diajukan untuk rencana pembangunan rumah singgah, yakni merehab asrama yang ditempati oleh pemain Persikota Tangerang, atau pembangunan gedung baru. “Inilah yang menjadi pilihan bagi kami,” imbuh Agus.
 
Ketika ditanya tentang anggaran yang dibutuhkan, Agus mengungkapkan, jika asrama Persikota nanti yang dijadikan sebagai rumah singgah, maka dana yang diperuntukkan sebesar Rp 1 miliyar. Namun jika pembangunan baru diperkirakan mencapai Rp 1,5 Miliyar. “Pembangunan baru disertai tanah maka akan lebih besar lagi yakni Rp 2 miliyar,” pungkasnya.
 
Nantinya rumah singgah tersebut diperuntukkan terhadap 33 permasalahan yang ada yakni pengemis, gelandangan, penyandang cacat, hingga panti jompo yang ada di Kota Tangerang. “Semuanya akan dijadikan satu, namun untuk lokasinya dibedakan,” tandasnya.
 
Sedangkan untuk jumlahnya sendiri tidak bisa ditetapkan, karena selalu berubah-u
bah. “Untuk saat ini saja jumlah dari penghuni rumah singgah sebanyak 18 orang, sedangkan untuk uang makannya sebesar Rp 22.500 per hari,” papar Agus.(rangga)
 

Tags