Connect With Us

Petugas Kebersihan Kota Tangerang Gembira Diundang Presiden

Advertorial, Denny Bagus Irawan | Jumat, 5 Juni 2015 | 17:12

Petugas kebersihan dan penggiat pengelola sampah Kota Tangerang berfoto bersama Presiden di Istana Bogor terkait peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Jumat (5/6/2015) (TangerangNews / TangerangNews)

TANGERANG- Kerja keras petugas kebersihan dan penggiat pengelola sampah Kota Tangerang  mendapatkan perhatian Presiden Joko Widodo.   Hari ini Pak Presiden mengundang secara langsung ke Istana Bogor terkait peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Jumat (5/6/2015)

Perwakilan yang hadir dari unsur Pemkot Tangerang yakni lima petugas dari Dinas Kebersihan, dua petugas dari Bina Marga Sumber Daya Air, Dua petugas Drainase.

Sedangkan untuk penggiat pengelolaan sampah diwakili Romi Abidin Dari Komunitas Hompimpah, Fahrul Roji dari PMK, Tukidi dari Gawe Rukun, Asmiyati dan Cipto dari Forum Kompos.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Tangerang Ivan Yudianto mengatakan, kedatangan petugas dan penggiat kebersihan bertemu dengan Presiden memberikan motivasi tersendiri.

"Dengan begitu, para petugas dan penggiat kebersihan akan terus melakukan inovasi dan upaya dalam menjadikan Kota Tangerang lebih bersih," ujarnya.

Ivan menambahkan, dalam peringatan hari Lingkungan Hidup sedunia, Kota Tangerang meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri yang diraih oleh SPMN 15 sebagai bentuk apresiasi terhadap sekolah yang mampu melaksanakan upaya peningkatan pendidikan lingkungan hidup secara benar. Adiwiyata tersebut merupakan penghargaan tertinggi dalam program sekolah adiwiyata.

Penghargaan kedua yakni Penyusunan Laporan SLHD 2014 Terbaik Harapan. Laporan SLHD memuat data dan informasi pengelolaan lingkungan hidup yang disusun setiap tahun.

"Sedangkan untuk penghargaan Adipura Kencana yang sebelumnya telah dua kali diraih Kota Tangerang secara beruntun, akan diumumkan pada tanggal 17 Agustus di Istana Negara bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia," ujarnya.

Wulan, petugas kebersihan Kota Tangerang mengaku merasa diperhatikan oleh Presiden Joko Widodo dengan diundang secara langsung ke Istana Negara.
"Ternyata, pekerjaan saya sebagai petugas kebersihan mendapat perhatian. Dengan begini, kami selaku petugas kebersihan merasa terhormat," ujarnya.

Fahrulroji, dari Paguyuban Masyarakat Kenanga (PMK) mengatakan, berkumpulnya penggiat kebersihan dalam momentum hari lingkungan hidup, memberikan manfaat karena bisa berbagi pengalaman.

Untuk diketahui, Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati setiap tanggal 5 Juni dengan tujuan untuk menegaskan komitmen dan aksi perlindungan lingkungan hidup semua negara di dunia yang telah menjadi kesepakatan.

Tema hari lingkungan hidup pada tahun 2015 telah ditetapkan oleh United Nations Of Environment Program (UNEP) yakni "Mimpi dan Aksi Bersama untuk Berkelanjutan Kehidupan di Bumi". (ADV)

TOKOH
Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:25

Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi meninggal dunia pada Minggu, 19Juli 2026. Kabar duka tersebut tersebar melalui pesan singkat WhatsApp serta akun-akun dinas di Kota Tangerang.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

KAB. TANGERANG
Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Senin, 20 Juli 2026 | 01:00

Polresta Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi maupun arak-arakan kendaraan setelah menyaksikan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina pada Senin, 20 Juli 2026, dini hari.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill