Connect With Us

Sinar Mas Land Sebut SGU yang Langgar PPJB

Denny Bagus Irawan | Jumat, 27 Mei 2016 | 14:00

| Dibaca : 2284

Kampus Swiis German University (@TangerangNews 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANG-PT Sinar Mas Land menyatakan, persoalan dengan SGU bisa terlihat jelas dengan melihat  dokumen Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB). Dalam perjanjian yang diperlihatkan kepada wartawan Jumat (27/5/2016) itu BSD sangat yakin yang melanggar adalah pihak SGU.

Managing Director President Office SinarMas Land Dhony Rahajoe mengatakan, pada pemberitaan pihaknya disebutkan seolah PT BSD yang telah melakukan wanprestasi. “Ini kami lebih dari 100 persen justru menyelesaikannya (pembangunan).  Mereka lah yang menyalahi aturan dari PPJB  yang sudah disepakati bersama sejak mereka pakai tanah dan gedung tahun 2010," Dhony di kantornya, Jumat (27/5/2016).

Dia menuturkan, sejak ada kerjasama dengan PT SGU belum ada kewajiban satu pun yang dipenuhi oleh pihak SGU. Adapun perjanjian yang dimaksud, pihak SGU disebut sepakat untuk menyicil uang lahan dan bangunan yang telah dibangun oleh SinarMas Land.

Pembangunan itu terbagi ke dalam dua tahap, yakni tahap pertama dan tahap kedua. Tahap pertama telah diselesaikan oleh Sinar Mas Land lebih cepat dari tenggat waktu yang disepakati di perjanjian, yakni akhir Januari 2010. SGU pun langsung menggunakan gedung tersebut yang sampai saat ini dipakai untuk kegiatan perkuliahan.

Tiga tahun berlalu, hingga 2016 ini belum ada pembayaran cicilan yang seharusnya dilakukan SGU kepada Sinar Mas Land.

Padahal, dalam perjanjian tertera setelah pembangunan tahap pertama diselesaikan, pihak SGU wajib membayar kepada Sinar Mas Land. Setelahnya, baru dilakukan kesepakatan kembali oleh kedua pihak untuk membangun stage kedua.

"Jadi kalau kita dibilang wanprestasi, itu tidak benar. Kami tidak merubah apapun terhadap pandangan kami kepada pendidikan. Kami dengan ITB dan berbagai kerjasama dengan dunia pendidikan berjalan mulus dengan transparan dan saling menghormati. Harga satu juta per meter adalah harga khusus," tutur Dhony.

Pada perjanjian di awal, pihak SinarMas Land mengenakan harga lahan sebesar Rp 1 juta per meter persegi untuk keperluan pembangunan gedung SGU. Jika dibandingkan dengan pemasukan SGU dari kegiatan perkuliahannya selama ini, Dhony menilai, tidak sewajarnya pihak SGU mengabaikan pembayaran yang telah disepakati dalam perjanjian di awal.

 

TOKOH
Menko Airlangga Dukung Smart Farming Petani Milienal untuk Peningkatan Produktivitas

Menko Airlangga Dukung Smart Farming Petani Milienal untuk Peningkatan Produktivitas

Jumat, 24 September 2021 | 15:10

TANGERANGNEWS.com-KLATEN-Permasalahan pada sektor pangan selalu menjadi perhatian di setiap negara. Pemerintah selalu berupaya memenuhi kebutuhan pangan rakyat dan menjaga ketahanan pangan diantaranya melalui pemberdayaan petani,

BANDARA
Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi di Bandara AP II Tembus 1 Juta Kali

Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi di Bandara AP II Tembus 1 Juta Kali

Rabu, 22 September 2021 | 09:14

TANGERANGNEWS.com-Bandara yang dikelola Angkasa Pura (AP) II telah menerapkan aplikasi PeduliLindungi untuk memproses penerbangan penumpang pesawat

WISATA
Wisata Edukasi Lalu Lintas di Kampung Talas Kota Tangerang

Wisata Edukasi Lalu Lintas di Kampung Talas Kota Tangerang

Kamis, 16 September 2021 | 17:21

TANGERANGNEWS.com-KMelihatampung Talas yang terletak di Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, merupakan kampung yang sangat unik

PROPERTI
Pasar Modern BSD City Kini Dilengkapi Toilet Premium Ala Hotel Bintang Lima

Pasar Modern BSD City Kini Dilengkapi Toilet Premium Ala Hotel Bintang Lima

Selasa, 21 September 2021 | 13:05

TANGERANGNEWS.com-Sinar Mas Land melalui Pasar Modern BSD City terus mendorong para pelaku ekonomi kerakyatan agar dapat meningkatkan kesuksesan usaha dan kesejahteraannya dengan melakukan berbagai inovasi

"Membuat Janji dan Menepatinya adalah cara terbaik membangun merek"

Seth Godin