Pria di Kosambi Diciduk Polisi Jual 1.346 Butir Tramadol dan Eximer
Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:36
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNews.com-Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) menggelar kuliah umum terkait Islam dan kehidupan muslim di luar negeri, Jumat (18/11/2016). Dalam kegiatan tersebut turut hadir Direktur Pusat Pemikiran Islam dan Pendidikan University of South Australia Prof Mohammad Abdalla.
Rektor UMT Achmad Badawi mengatakan, kuliah umum ini digelar untuk mendiskusikan bagaimana Islam dan kehidupan muslim di tingkat dunia.
“Kita juga bandingkan di UMT, apakah Islam yang diajarkan di sini sudah secara universal,” katanya.
Dari diskusi ini, kata Badawi, kedepannya UMT akan mendatangi pusat studi Islam di Australia untuk mempelajari lebih dalam.
“Tentunya nanti akan diadakan kerja sama dengan Universitas of South Australia,” katanya.
Sementara Prof Mohammad Abdalla mengatakan, dirinya telah berdiskusi dengan rektor UMT tentang kolaborasi dengan kampus tersebut untuk edukasi Islam.
“Kita juga berbicara tentang pertukaran mahasiswa dan pertukaran akademik. Tidak menutup kemungkinan akan dilakukan workshop bersama dan simpoisum,” jelasnya.
Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGSetelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.
Suasana perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia turut terasa di kawasan Paramount Gading Serpong. Berbagai dekorasi bernuansa merah-putih menghiasi sejumlah area hunian, komersial, dan fasilitas publik
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews