Sampah Bisa Ditukar Jadi Uang Tunai di Festival Cisadane 2026, Ini Caranya
Jumat, 24 Juli 2026 | 09:41
Selain pertunjukan hiburan dan budaya, gelaran Festival Cisadane 2026 juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan cuan.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah saat ini tengah gencar melakanakan program listrik 35 ribu megawatt (MW) dengan membangun sejumlah infrastruktur. Namun mega proyek itu membutuhkan banyak tenaga teknisi yang saat ini dinilai masih kurang.
Hal itu dikatakan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kementerian Pendidikan Hamid Muhamad saat hadir dalam peresmian gedung SMK Ora et Labora (OL) jurusan teknik pembangkit listrik di BSD, Tangsel, Kamis (18/10/2018).
"Program 35 gigawatt (35 ribu megawatt) sedang dijalankan pemerintah, untuk itu teknisinya mesti disiapkan," katanya.

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kementerian Pendidikan Hamid Muhamad (Kanan) bersama Ketua Dewan Pembina Yayasan Ora et Labora Edwin Soeryadjaya (Kiri) melihat alat praktik.
Karena itu, Hamid berharap SMK Ora et Labora bisa memenuhi kebutuhan tersebut dengan mencetak lulusan teknik yang terampil dan profesional.
"Saya mengapresiasi dibangunnya SMK Ora et Labora, ini bisa menjawab kebutuhan teknisi untuk mendukung program pemerintah," ungkapnya.
Presiden Direktur Adaro Energy Muhamad Efendi mengatakan pihaknya tengah membangun proyek pembangkit listrik baru berdaya 2 x 100 MW di Kalimantan Selatan dan 2 x 1.000 MW di Jawa Tengah. Proyek tersebut pun membutuhkan tenaga teknik di berbagai bidang seperti operasional dan maintenance.
"Bayangkan saat nanti (pembangkit listrik) berjalan, orangnya tarik-tarikan semua. Dari pembangkit yang lain diambil tenaganya, untuk ngisi yang kosong. Ini tidak bagus. Kalau SMK bisa menyiapkan tenaga, jadi bisa memenuhi keperluan tadi," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Ora et Labora Sandy Rahaju mengatakan, sejak selesai dibangun, SMK memiliki dua angkatan. Siswa akan mengikuti pendidikan selama 4 tahun dimana 3 tahun belajar teori dan praktik di sekolah, 1 tahun mengikuti tugas pelatihan di lapangan.
"Metode pengajarannya yaitu 35 persen teori dan 65 persen praktik, termasuk praktik di perusahaan rekanan," jelasnya.

Salah satu siswa mengecek alat praktikum.
Untuk memastikan tenaga terampil memiliki kualitas pendidikan terbaik, SMK OL menghadirkan pengajar unggulan dan berkualitas di bidangnya. Para siswa juga diampingi trainer profesional dari perusahaan pembangkit listrik seperti Paiton Energi dan Adaro Power.
Selain itu, menggandeng Central Industrial Technology Enterprise (CITE), sebuah lembaga berbasis industri dan berorientasi sosial yang teruji di dunia.
"Ini merupakan SMK dengan spesialisasi pembangkit listrik yang pertama di Indonesia. Memiliki standar dan kualitas tinggi pada tenaga pengajar dan kurikulum sehingga SMK Ora et Labora menjadi salah satu yang terbaik," jelasnya.(RAZ/HRU)
Selain pertunjukan hiburan dan budaya, gelaran Festival Cisadane 2026 juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan cuan.
TODAY TAGKabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja
Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
Festival Cisadane 2026 tak hanya menyuguhkan kemeriahan seni dan budaya, tapi juga menghadirkan panggung besar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk memperkenalkan produk unggulan mereka.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews