Connect With Us

ISWAM 2019, Dorong Wisata Kesehatan Indonesia Saingi Korsel

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 8 Desember 2019 | 12:26

Event seminar dan workshop yang digelar International Seminar and Workshop in Aesthetic Medicine (ISWAM), di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Sabtu (7/12/2019). (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-International Seminar and Workshop in Aesthetic Medicine (ISWAM) menggelar hari jadinya yang ke 10 tahun di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Sabtu (7/12/2019).

Event seminar dan workshop terbesar di Asia Pasifik ini, ingin mendorong Indonesia menjadi salah satu destinasi wisata kesehatan dalam bidang anti-aging dan estetika yang tidak kalah dari Korea Selatan (Korsel).

BACA JUGA:

Chief Advisory Board of Double Fix dr. Teguh Tanuwidjaja mengatakan, di kawasan Asia Pasific saat ini Korsel telah menjadi trend setter untuk bidang estetik. Padahal dokter-dokter kecantikan di Indonesia pun sudah maju.

“Ada banyak dokter di sini yang tidak kalah dengan Korea. Saat ini ada sekitar 1500 klinik estetika  di Indonesia. Klinik-klinik di Bali itu pasiennya orang asing. Cuma memang masyarakat kurang edukasi, jadi lebih memilih ke luar negeri,” jelasnya.

Untuk itu, dalam ISWAM 2019, pihaknya ingin merapatkan barisan untuk menggalakkan wisata kesehatan di Indonesia melalui kerjasma dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pariwisata.

“Kita terus kembangkan diri agar jadi tuan rumah di negara sendiri,” jelasnya dr. Teguh.

Dalam event ini pun pihaknya mengenalkan Double Fix, yakni produk unggulan untuk treatment tanam benang. Double Fix dikenal di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, karena merupakan benang terkuat di dunia saat ini.

Produk ini dibuat menggunakan Teknologi Ultrasound. Teknologi terbaru dan pertama di dunia dalam proses pembuatan benang. Double Fix mampu memberikan efek maksimal dalam mengahasilkan wajah V-Shape dan mengkoreksi aging signs.

“Dengan pengalaman saya di dunia estetik-medik selama puluhan tahun, Double Fix merupakan salah satu produk yang menurut saya sangat bagus dan mampu memberikan kepuasan pasien yang tinggi, serta teruji keamanannya. Karena bagi saya, selain hasil maksimal yang saya utamakan adalah patient safety untuk membangun trust bagi pasien-pasien saya,” paparnya.

Untuk diketahui, ISWAM 2019 yang digelar pada 6-8 November 2019 ini diikuti 4000 peserta dari 29 negara. Dalam event ini, pada pembicara dan peserta akan sharing hasil riset dan pengalaman dalam mengembangkan estetika.(RAZ/RGI)

HIBURAN
Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Senin, 19 Oktober 2026 | 15:37

Ajang lari Alfamart Run 2026 yang digelar di Plaza Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu 18 Oktober 2026, menyisakan cerita heboh hingga viral.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

BISNIS
IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:37

IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. 

KAB. TANGERANG
300 Km Jalan di Kabupaten Tangerang Rusak Berat, Truk ODOL Jadi Biang Kerok

300 Km Jalan di Kabupaten Tangerang Rusak Berat, Truk ODOL Jadi Biang Kerok

Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:57

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang mencatat ada sepanjang 300 kilometer (Km) jalan di wilayahnya mengalami kerusakan berat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill