Connect With Us

Pelajari Ilmu Jurnalistik hingga Kewirausahaan, 15 Peserta Rampungkan The Journalist Fellowship Program 

Redaksi | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 12:20

Ilustrasi intimidasi jurnalis. (@TangerangNews / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com- The Journalist Fellowship Program tahap pertama (Batch I) yang merupakan kolaborasi dari konsultan komunikasi Maverick Indonesia dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, rampung kemarin. Program yang dimulai 19 September 2020 ini diikuti oleh 15 jurnalis, yang mendapatkan beasiswa melakukan liputan dan mendapatkan pelatihan.

 

Selama program berlangsung, para peserta mendapat kesempatan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dari sejumlah narasumber yang kompeten di bidang jurnalistik dan kewirausahaan.

 

 

 Keberhasilan pelaksanaan program ini tentu tak bisa dilepaskan dari dukungan Danone Indonesia sebagai sponsor utama, Jenius sebagai sponsor pendamping, serta partisipasi dari Nutrifood.

 

Dalam proses liputan dan penulisan, peserta program ini mendapatkan pendampingan secara intensif dari para mentor yang terdiri dari tiga jurnalis senior, yakni Jajang Jamaludin (Koran Tempo), Mahdi Muhammad (Harian Kompas), dan Kresna (Haluan.co). 

 

Beberapa karya laporan mendalam yang telah dihasilkan para peserta dan dianggap terbaik oleh para mentor, di antaranya berjudul “Penyelamat Ekonomi Keluarga Terdampak Corona” oleh Siti Masudah Isnawati, “Seni Tradisi dan Adaptasi Semasa Pandemi” oleh Dian Putri Ramadhani, dan “Kiprah Start Up Lokal yang Eksis di Pontianak Tetap Untung di Masa Pandemi” oleh Novantar Ramses Negara.

 

“Program ini sangat membantu saya yang kesulitan mencari penghasilan di tengah pandemi. Selain itu, pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan turut memberikan wawasan baru, saya bisa berbagi pengalaman dengan para ahli, dan juga menjadi kesempatan untuk berdiskusi serta membuat tulisan dari hasil liputan dengan mentor yang luar biasa,” kata Hafidz Trijatnika, salah satu peserta The Journalist Fellowship Program dari Palembang. 

 

Ketua AJI Indonesia Abdul Manan berharap pelaksanaan The Journalist Fellowship Programini bisa memberi manfaat bagi jurnalis yang terkena dampak COVID-19. “Selain membantu jurnalis yang terdampak pandemi, program ini diniatkan juga untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya. Meski dalam situasi yang sulit seperti saat ini, jurnalis memang tetap perlu terus menerus mengasah kemampuannya,” kata Manan.

 

 

Sementara itu, Direktur Maverick Indonesia Lita Soenardi turut mengapresiasi komitmen peserta yang telah menyelesaikan kewajibannya selama 5 minggu terakhir. Selain menghasilkan karya tulisan dengan topik yang beragam, 15 peserta yang datang dari sejumlah kota seperti Palembang, Gorontalo, Yogyakarta, Bandung, Semarang, dan DKI Jakarta juga selalu hadir dalam sesi pelatihan yang diadakan secara daring setiap Selasa dan Kamis.

 

“Maverick Indonesia selaku mitra para jurnalis berharap kegiatan seperti ini dapat kembali terselenggara dengan jumlah peserta lebih besar dan mewakili berbagai daerah di Tanah Air. Kami bersyukur program ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk para peserta yang antusias dalam setiap sesi pertemuan dan menjadikannya sebagai ajang tukar pikiran yang bermanfaat,” kata Direktur Maverick Indonesia, Lita Soenardi.

 

 

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

OPINI
Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Kamis, 4 Juni 2026 | 21:36

Di era digital pada saat ini bagian yang tidak terpisahkan atau tidak bisa kita tinggalkan di kehidupan kita sebagai manusia adalah komunikasi yang di mana komunikasi itu bisa membuat atau menyampaikan berbagai informasi dengan cepat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill