Telkomsel Bekali 1.000 Guru Keterampilan AI dan Desain Visual untuk Mengajar
Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:37
Di tengah pesatnya arus transformasi digital, dunia pendidikan Indonesia dihadapkan pada tantangan besar.
TANGERANGNEWS.com-Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang Jamaludin mengatakan, pihaknya akan memverifikasi ulang data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) agar penerima program Tangerang Cerdas tepat sasaran.
Berdasarkan penjelasan Kemensos, DTKS merupakan sumber data utama pemerintah dalam menetapkan sasaran bagi program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan.
DTKS yang diinput tim Kemensos ini juga sebagai acuan dalam menetapkan sasaran berbagai program pemerintah termasuk Tangerang Cerdas.
"Kami akan memverifikasi ulang data DTKS yang utama nanti yang benar-benar tidak mampu, yatim, jadi sekolah cek ulang," ujarnya saat ditemui di Kantor Dindik Kota Tangerang, Selasa 26 April 2022.
Menurutnya, verifikasi ulang DTKS akan dilakukan oleh tim sekolah yang melibatkan unsur mahasiswa.
"Kami libatkan mahasiswa untuk bantu verifikasi sampai tingkat bawah," jelasnya.
Jamaludin menambahkan, verifikasi ulang DTKS dilakukan agar pelaksanaan program Tangerang Cerdas tepat sasaran.
"Supaya sampai tepat dengan sasaran. Dan kalaupun anggaran dinaikkan juga kita maksimalkan," pungkasnya.
Sebelumnya, program Tangerang Cerdas mendapat sorotan dari DPRD Kota Tangerang dalam rapat paripurna pada Kamis 21 April 2022.
Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Kosasih mengatakan, terkait urusan pendidikan belum meratanya rasa keadilan dalam hal bantuan pendidikan untuk masyarakat Kota Tangerang.
"Kami mendorong agar Dinas Pendidikan Kota Tangerang berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan OPD lainnya terkait pendataan warga yang tidak mampu agar dapat mendapatkan progam Tangerang Cerdas mengingat belum semua masyarakat yang berhak bisa mendapatkannya," katanya.
Di tengah pesatnya arus transformasi digital, dunia pendidikan Indonesia dihadapkan pada tantangan besar.
TODAY TAGGudang milik perusahaan eksportir sawit, PT MMS, di Kawasan Pergudangan Laksana, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, digeledah tim penyidik dari Bareskrim Polri.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Meningkatnya perhatian masyarakat terhadap kesehatan dan kualitas lingkungan mendorong kebutuhan akan perangkat rumah tangga yang mampu mendukung gaya hidup sehat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews