Connect With Us

Bandara Soekarno-Hatta Gelar Pameran Arsip

Dira Derby | Kamis, 15 Agustus 2013 | 21:54

Penumpang Bandara Soekarno-Hatta. (tangerangnews / dira)


 

 

TANGERANG-Menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-68, Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) bekerjasama dengan PT Angkasa Pura II (Persero) menggagas kegiatan pameran arsip di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta.

 

Pameran yang akan berlangsung selama dua minggu itu dibuka secara langsung oleh Deputi Konservasi Arsip ANRI Mustari Irawan, Deputi Bidang Pembinaan Kearsipan Andi Kasman dan Direktur SDM dan Umum PT Angkasa Pura II (Persero) RP Hari Cahyono.

 

Dalam sambutannya Mustari Irawan mengatakan,  bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat Indonesia tentang sejarah panjang perjalanan bangsa Indonesia dalam merebut, mempertahankan dan mengisi kemerdekaannya.



“Catatan kaki sejarah Indonesia banyak tertuang dalam arsip-arsip. Oleh karenanya, dalam pameran arsip kali ini kami ingin menggugah kembali ingatan masyarakat tentang sejarah bangsa kita tercinta ini,” tukas Mustari.

 

Ia lalu menjelaskan,  bahwa dalam pameran ini akan ditampilkan berbabagai macam arsip berupa dokumen tertulis seperti teks asli proklamasi, pidato presiden RI pertama Soekarno dalam beberapa kegiatan, hingga teks sambutan Presiden Soeharto saat meresmikan Bandara Soekarno Hatta 29 tahun yang lalu.

 


“Ini adalah bukti bahwa arsip berkontribusi penting dalam mendokumentasikan sejarah suatu bangsa,” tutupnya.




Dalam kesempatan nyang sama, Direktur SDM dan Umum PT Angkasa Pura II, Hari Cahyono menyambut baik kerjasama ini. Menurutnya, dipilihnya Bandara Soekarno-hatta sebagai salah satu tempat pameran adalah hal yang sangat tepat.

 

“ Bandara Soekarno-Hatta adalah pintu gerbang Indonesia. Pameran ini adalah media untuk menunjukan kepada para wisatawan asing bahwa Indonesia adalah sebuah Negara besar yang memiliki sejarah panjang,” tutur Hari.

Ia pun berharap,  agar kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin dan dalam skala yang lebih besar lagi sebagai upaya untuk membentuk bangsa Indonesia yang memiliki rasa nasionalisme, khususnya dikalangan generasi muda.



Pameran ini sendiri berhasil menyedot perhatian para pengguna jasa bandara. Terlihat, seusai pameran ini dibuka secara resmi, para penumpang langsung memenuhi area pameran.

 

Ardi ,27, salah satu penumpang pesawat mengaku terkesima saat melihat arsip poster-poster perjuangan yang dinilainya memiliki unsur seni yang baik.


“ Ternyata selain memiliki kalimat yang menggugah semangat, poster perjuangan yang dibuat para pejuang kemerdekaan juga memiliki segi artistik yang luar biasa,” pungkasnya.

 

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill