Connect With Us

Bawa Sabu Rp10 Miliar, 2 TKI Ditangkap

Rangga Agung Zuliansyah, Dira Derby, Ades | Jumat, 18 Oktober 2013 | 14:21

Dua TKI yang diamankan petugas karena menyelundupkan sabu (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


 
TANGERANG-Dua warga Negara Indonesia asl Surabaya yang menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia diringkus petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, karena menyelundupkan sabu dengan total nilai Rp10 miliar.  
 
Plt Kepala Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta Purwidi mengatakan, keduanya berinisial MGR,34, dan MH,31.  “Pengungkapan kasus penyelundupan ini terbagi menjadi dua kasus,” ujarnya, Jumat (18/10).
 
Kasus pertama terjadi pada 30 September 2013 dengan tersangka MGR.  Dengan menumpangi pesawat Garuda Indonesia GA 819 rute Kuala Lumpur-Jakarta-Surabaya, dirinya mendarat di Terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta.  Hasil pemeriksaan kepada MGR, petugas menemukan paket sabu yang disembunyikan di dinding kardus seberat 1.662 gram.
“Dia dijanjikan akan mendapat Rp15 juta sekali kirim. Tersangka dan barang bukti diserahkan ke Polres Bandara Soekarno-Hatta,” jelasnya.
Sedangkan kasus kedua, tersangka berinisial MH. yang melakukan perjalanan dengan rute Kuala Lumpur-Jakarta-Surabaya dengan menumpang pesawat Garuda Indonesia GA-821. Tersangka kedua ini pun sama, mendarat di Terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta pada  Jumat (11/10).
“MH  membawanya dengan disimpan di dalam satu buah koper dan dua kardus baby walker. Pada koper tersebut terdapat satu buah Iampu sorot yang setelah diperiksa berisi 24 paket kristal bening, atau sabu,” terangnya.

Pemeriksaan dilanjutkan terhadap dua kardus baby walker yang dibawanya. Hasilnya petugas
menemukan masing-masing delapan paket sabu yang disembunyikan di dinding dus tersebut.

“Setelah dilakukan penimbangan,  40  paket kristal bening tersebut seberat 5.716 gram. Dia juga sama dijanjikan Rp15 juta. Kasus kedua itu,  tersangka dan barang bukti diserahkan kepada BNN,” tuntasnya.
Wakil Ketua Satuan Narkoba Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta AKP Subakti mengatakan, tertangkapnya kedua penyelundupan tersebut merupakan hasil kerja keras para aparat kepolisian Bandara Soekarno-Hatta yang bekerjasama dengan petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta.  
 Sedangkan menurut Kepala Humas Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumirat Dwiyanto mengatakan, saat tertangkap petugas mereka mengaku terpaksa menjadi kurir karena kehabisan uang untuk kembali ke tanah air. “Mereka mau dibodohi menjadi kurir,” terangnya.
 
SPORT
Indomilk Arena Tangerang Sudah Berstandar FIFA, Andra Soni Harap Seluruh Stadion di Banten Menyusul

Indomilk Arena Tangerang Sudah Berstandar FIFA, Andra Soni Harap Seluruh Stadion di Banten Menyusul

Selasa, 18 Maret 2025 | 22:48

Stadion Indomilk Arena Kabupaten Tangerang menjadi salah satu dari 17 stadion di Indonesia yang diesmikan Prabowo Subianto, Selasa 18 Maret 2025.

NASIONAL
Sertifikat Tanah Lama Belum Terpetakan, Masyarakat Diimbau Cek ke Kantor Pertanahan

Sertifikat Tanah Lama Belum Terpetakan, Masyarakat Diimbau Cek ke Kantor Pertanahan

Kamis, 3 April 2025 | 14:10

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkapkan, banyak sertifikat tanah lama yang belum memiliki peta kadastral.

MANCANEGARA
Trump Umumkan Darurat Ekonomi Nasional, Sebut AS Diperlakukan Tidak Adil dalam Perdagangan  

Trump Umumkan Darurat Ekonomi Nasional, Sebut AS Diperlakukan Tidak Adil dalam Perdagangan  

Kamis, 3 April 2025 | 14:25

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keadaan darurat ekonomi nasional pada Selasa, 2 April 2025, waktu setempat.

OPINI
Predator Anak di Balik Seragam Terhormat

Predator Anak di Balik Seragam Terhormat

Selasa, 18 Maret 2025 | 18:05

Lagi dan lagi pelecehan seksual terhadap anak terus saja terjadi. Berulangnya peristiwa ini menunjukkan bahwa masalah ini bukan sekadar kesalahan pada oknum, melainkan memang ada yang salah dari pengurusan negara ini.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill