Connect With Us

28 Paruh Burung Enggang Gading Gagal dibawa ke Tiongkok

RENDY | Sabtu, 23 Agustus 2014 | 10:32

Paruh Burung Enggang (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Sebanyak 28 paruh burung enggang gading gagal dibawa ke Tiongkok di Terminal 2, Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu (23/08/2014).
 
Penggagalan penyelundupan tersebut dilakukan petugas  Balai Besar Karantina Hewan dan Pertanian, Bandara Soekarno -Hatta, Tangerang, Banten.
 
“Species burung enggang  merupakan satwa yang dilindungi di Indonesia. Kini sudah terancam terus menyusut,” ujar  Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Balai Besar Karantina Soekarno-Hatta  Zainal Abidin.
 
 
Rencananya paruh burung enggang tersebut, akan diselundupkan ke Tiongkok untuk dijadikan bahan racikan jamu. "Ada 28 paruh burung yang berhasil kami amankan," terang K Zainal Abidin.
 
Zainal mengatakan, pelaku sejak awal memang sudah mencurigakan gerak-geriknya. Karenanya setelah itu  petugas memeriksa barang bawaannya. Setelah dilakukan pemeriksaan,  petugas akhirnya menemukan paruh burung yang disamarkan oleh pemiliknya. 
 
"Kami langsung mengambil organ tubuh hewat tersebut. Karena hewan ini termasuk satwa yang dilindungi, maka langsung kami sita," katanya. 
 
Adapun estimasi  bisa mencapai puluhan juta rupiah. "Tidak bisa diperkirakan kerugian atas upaya penyelundupan ini. Namun harga perseratus gram dijual seharga dua juta rupiah. Ya kisaran puluhan juta," imbuhnya.
 
Upaya ini salah satunya juga tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 7 /1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa Dilindungi. “Dan, burung enggang gading merupakan satwa dilindungi yang hingga saat ini keberadaannya nyaris punah akibat perburuan liar,” terangnya.
 
 
NASIONAL
Sertifikat Tanah Lama Belum Terpetakan, Masyarakat Diimbau Cek ke Kantor Pertanahan

Sertifikat Tanah Lama Belum Terpetakan, Masyarakat Diimbau Cek ke Kantor Pertanahan

Kamis, 3 April 2025 | 14:10

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkapkan, banyak sertifikat tanah lama yang belum memiliki peta kadastral.

KAB. TANGERANG
Libur Lebaran, Personel Gabungan Cegah Gangguan Kemanan dan Kriminal di Obyek Wisata Tangerang

Libur Lebaran, Personel Gabungan Cegah Gangguan Kemanan dan Kriminal di Obyek Wisata Tangerang

Jumat, 4 April 2025 | 13:43

Kepolisian Resor (Polres) Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya fokus mengamankan objek wisata pada musim Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi. Fokus pengamanan digelar sejak hari ke-2 lebaran, Selasa 2 April 2025.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ini Mapel yang Diujikan dalam Tes Kompetensi Akademik Pengganti UN

Ini Mapel yang Diujikan dalam Tes Kompetensi Akademik Pengganti UN

Jumat, 7 Maret 2025 | 12:16

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menetapkan daftar mata pelajaran yang akan diujikan dalam Tes Kompetensi Akademik (TKA), yang menjadi pengganti Ujian Nasional (UN) bagi peserta didik sekolah.

MANCANEGARA
Trump Umumkan Darurat Ekonomi Nasional, Sebut AS Diperlakukan Tidak Adil dalam Perdagangan  

Trump Umumkan Darurat Ekonomi Nasional, Sebut AS Diperlakukan Tidak Adil dalam Perdagangan  

Kamis, 3 April 2025 | 14:25

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keadaan darurat ekonomi nasional pada Selasa, 2 April 2025, waktu setempat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill