Connect With Us

13 TKI Ilegal Diamankan Polres Bandara

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 10 Oktober 2014 | 16:15

TKI Ilegal Diamankan (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 
TANGERANG-Sebanyak 13 calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal diamankan Polres Bandara Soekarno Hatta. Mereka kedapatan membawa dokumen palsu yang tidak sesuai dengan identitas mereka.
 
Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno Hatta AKP Azari Kurniawan mengatakan, para TKI tersebut diamankan saat menunggu pesawat yang akan berangkat ke Abu Dhabi di Terminal 2E, Rabu (8/10).
 
“Kita dapat informasi kalau ada calon TKI dengan dokumen tidak resmi akan berangkat ke Arab. Setelah kita kembangkan, kita berhasil menemukan mereka sebelum berangkat. Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, petugas mendapati dokumen palsu mereka,” katanya, Jumat (10/10).
 
Adapun dokumen palsu tersebut berupa Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN), Kartu asuransi kesehatan dan serta surat perjanjian kerja antara TKI dengan majikan. Sisanya yang asli hanya  Paspor, visa kerja dan boarding pass. “Dalam dokumen tersebut, ternyata atas nama orang lain, tapi mereka yang pakai,” kata Azari.
 
Menurut Azari, sebelumnya petugas juga sudah mengamankan 135 calon TKI ilegal, sejak Juli 2014. Pelaku yang terlibat dalam pemalsuan dokumen tersebut sebanyak 10 orang dan berkasnya telah dilimpahkan ke Kejaksaan. Sedangkan yang masih buron ada 10 orang, berinisial HH, ES, DH, HN, IM, MY, YY, BUC. GBS dan FA.
 
“Mereka berperan sebagai sponsor, handle perusahaan, sampai pimpinan perusahaan,” katanya.
 
Para tersangka dijerat dengan pasal 102 dan 103 UU No 39/2004 Tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri, dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 10 tahun.
 
Menurut Azari, pihaknya mengamankan para calon TKI ini demi memberikan pelayanan dan perlindungan dari ancaman praktik-praktik ilegal dari para penyalur dan penempatan calon TKI secara non prosedural. “Setelah dimintai keterangan, mereka akan dipulangkan ke daerah asal,” katanya.
 
Berdasarkan keterangan para calon TKI yang semuanya wanita itu, sebelumnya mereka dijanjikan akan diberangkatkan kerja ke luar negeri oleh seseorang yang mengaku penyalur TKI. Semua dokumen persyaratan ditanggung penyalur. Namun mereka tidak pernah diberi tahu perusahaan penyalur dan asrama TKI resmi dari pihak sponsor tersebut.
 
“Mereka datang ke rumah kita, nawarin kerjaan jadi TKI, katanya mereka resmi. Semua biaya ditanggung mereka. Kita Cuma disuruh ke Bandara untuk ketemuan sama mereka, lalu berangkat,” kata Atika, Calon TKI asal Tasik.
 
 
NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

HIBURAN
Diikuti 1.100 Peserta, Pharmaphoria Fun Run 2026 Meriahkan Paramount Petals

Diikuti 1.100 Peserta, Pharmaphoria Fun Run 2026 Meriahkan Paramount Petals

Minggu, 1 November 2026 | 19:47

Paramount Petals menggelar Pharmaphoria Fun Run 2026 di kawasan Boulevard Paramount Petals, Kabupaten Tangerang, Minggu, 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill