Connect With Us

Ini Dia Kronologis CCTV Bandara Soekarno-Hatta Terkait Dugaan Pemerkosaan

Denny Bagus Irawan | Jumat, 26 Desember 2014 | 20:19

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Dira Derby / TangerangNews)

TANGERANG-Berikut adalah kronologis dugaan pemerkosaan berdasarkan kamera tersembunyi  atau CCTV di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.    
 
TANGGAL 20 DESEMBER 2014
JAM
21.54     Korban tiba di Bandara Soekarno-Hatta, di conveyor No.5 kedatangan Internasional 
22.01     korban bertemu dengan 1 kawan perempuan, diduga WN Tionghoa
22.22     Korban bertemu lagi dengan 1 teman lainnya, sehingga mereka bertiga
22.30     Ketiganya pergi meninggalkan Bandara
 
TANGGAL 22 DESEMBER 2014
20.02     Korban kembali tiba di Bandara Soekarno-Hatta sendirian dengan menggunakan Taksi Blue Bird. Terlihat dari CCTV seperti dalam keadaan dibangunkan oleh sopir taxi dibantu dengan beberapa orang lainnya di lalu lintas keberangkatan T2D
20.17     Korban masuk ke pemeriksaan Security Check Point  1 Terminal 2D, tampak salah masuk melalui lorong Trolley bukan melalui Walk Through Metal Detector
Sekitar 3 jam lebih korban tampak kebingungan di sekitar check in area dan berusaha menanyakan ke beberapa penumpang lainnya, tapi tampak tidak ada respon positif
23.10     Korban kembali ke Security Check Point 1 Pintu 2 bertanya kepada petugas Body Search
23.12     Saudara BP (pelaku) terlihat beritikad baik untuk membantu korban dengan berusaha menanyakan kepada penumpang WN Tionghoa lainnya agar mau membantu korban.
23.24     Korban dibawa oleh  BP (pelaku) dan satu petugas Avsec ke bagian Imigrasi sebelah kiri Pintu masuk pemeriksaan imigrasi untuk dimintakan pertolongan
23.28     Mereka bertiga kembali ke Security Check Point 1 Pintu 2
23.29     BP dan 1 petugas avsec  mengantar  korban  keluar melalui pintu Security Check Point 1 Pintu 2
23.31     Korban turun melalui Lift 3B menuju lobby dalam kedatangan
23.32     Korban tampak mondar mandir kebingungan
TANGGAL 23 DESEMBER 2014
00.09     Korban duduk di bangku khusus pengunjung atau penjemput
00.10     Korban mengenakan sejenis jaket hitam kemudian tidur
00.54     R  (pelaku) tampak datang sendiri dan duduk di samping korban kemudian pergi
01.11     Tampak datang 3 orang petugas (BP, R, dan RF) mendekati korban. Namun RF pergi lagi. Hanya dua orang BP dan R yang ada di sana bersama korban
01.18     BP + R + Korban pergi meninggalkan kedatangan menuju Lift ke atas
01.20     Bertiga menuju kembali ke SCP 1 Pintu 2
01.42     Bertiga keluar lagi ke lalu lintas (korban, BP dan R).
01.43     Naik taksi dan meninggalkan bandara
 
08.50     Korban tampak tiba di loby jalur 2 lalu lintas terminal A
10.33     Korban tampak menuju SCP Meeting Point Terminal C dan terlihat mengadu pada petugas Avsec. Berdasarkan pengakuan korban melapor kehilangan tas
10.43     Petugas Avsec tampak berusaha menanyakan kepada penumpang lain yang terlihat berkewarganegaraan Tionghoa untuk membantu komunikasi
11.01     Sejumlah petugas Polisi datang menuju SCP Meeting Point Terminal 1C
11.11     Polisi meninggalkan SCP Meeting Point T1C menuju Pospol
BISNIS
Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Jumat, 25 September 2026 | 22:29

Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

NASIONAL
PLN Group Jalin Lima Kolaborasi Strategis Senilai Rp3,3 Triliun di Electricity Connect 2026

PLN Group Jalin Lima Kolaborasi Strategis Senilai Rp3,3 Triliun di Electricity Connect 2026

Kamis, 24 September 2026 | 19:55

PLN Group menjalin lima kolaborasi strategis dengan estimasi nilai mencapai Rp3,3 triliun dalam gelaran Electricity Connect 2026 di ICE BSD City, Selasa 22 September 2026.

KOTA TANGERANG
Kota Tangerang Bakal Atur Zonasi dan Izin Toko Modern Agar Tidak Ganggu Usaha Kecil

Kota Tangerang Bakal Atur Zonasi dan Izin Toko Modern Agar Tidak Ganggu Usaha Kecil

Jumat, 25 September 2026 | 22:05

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang mendorong percepatan pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penataan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill