Connect With Us

3 Penerbangan Internasional di Bandara Soetta Delay

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 5 Juli 2015 | 15:17

Bandara Soekarno-Hatta Terbakar. (Istimewa / Tangerangnews)



TANGERANG-PT Angkasa Pura II sebagai pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta meminta maaf kepada seluruh pengguna jasa bandara atas kebakaran yang terjadi  di JW lounge di Terminal 2E Keberangkatan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.


“Kami memohon maaf atas ketidaknyaman akibat terjadinya kebakaran ini, serta mengimbau supaya calon penumpang datang lebih awal di bandara dan berkoordinasi dengan maskapai terkait jadwal penerbangan. Kami berupaya untuk secepatnya memulihkan keadaan menjadi normal kembali,” ujar Head of Corporate Secretary and Legal AP II Agus Haryadi, Minggu (5/7/2015).


Hingga saat ini, kata dia, petugas masih melakukan pembersihan di area kebakaran sehingga berdampak pada ditutupnya Pintu 3 di Terminal 2E.

Menyusul hal tersebut, saat ini penumpang dapat melakukan proses check-in melalui Pintu 1 dan Pintu 2 untuk keberangkatan internasional dan Pintu 4 khusus rute domestik.

Adapun saat ini sudah sebanyak 30 penerbangan yang mengalami penundaan keberangkatan atau delay di atas 30 menit.

Sebagai langkah kontingensi menanggulangi delay yang terjadi maka dilakukan perubahan proses check-in di bandara, yakni penumpang domestik Garuda Indonesia dipusatkan di Terminal 2F sementara itu penumpang internasional di Terminal 2D.

 Garuda tetap mengupayakan layanan check-in dengan manual karena sistem belum berfungsi. Pada pukul 8.35 check in counter mulai dioperasikan kembali.

Garuda juga akan mengoperasikan pesawat berbadan lebar atau widebody untuk mengangkut penumpang yang sudah terkena delay khusus keberangkatan ke Surabaya dan Denpasar sehingga jadwal keberangkatan bisa dilakukan hari ini.

Adapun penumpang Garuda juga diberikan fasilitas pendjadwalan ulang atau rescheduling tanpa biaya tambahan.

Langkah kontingensi lainnya, seluruh operasional penerbangan luar negeri termasuk proses check-in dari Lion Air dan Malindo yang sebelumnya di Terminal 2 dipindahkan ke Terminal 3.

 

Adapun penerbangan internasional yang mengalami delay akibat perisitwa ini adalah:

 

1.      China Southern nomor penerbangan 388 dari schdeule 09.05 WIB menjadi berangkat pukul 12.00 WIB

2.      Xiamens Air nomor penerbangan 870 dari schedule 08.10 WIB menjadi berangkat pukul 12.00 WIB

3.      Malaysia Airlines nomor penerbangan 712 dari schedule 09.45 WIB menjadi berangkat pukul 11.30 WIB

 
Angkasa Pura II telah dan terus melakukan koordinasi dengan Dirjen Perhubungan Udara, Dirjen Imigrasi, Kepala Otoritas Bandara Wilayah I Bandara Soekarno Hatta, Airnav, Airlines, dan kepolisian serta menentukan langkah-langkah penanganan.


“Prioritas penanganan delay adalah para calon penumpang yang telah tiba di bandara, sementara itu untuk jadwal berikutnya diupayakan on schedule,” tuntasnya.

BANDARA
Hari ini Puncak Arus Mudik di Bandara Soekarno-Hatta, Penumpang Diprediksi Capai 243 Ribu

Hari ini Puncak Arus Mudik di Bandara Soekarno-Hatta, Penumpang Diprediksi Capai 243 Ribu

Jumat, 28 Maret 2025 | 17:59

Puncak arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta Kota Tangerang diperkirakan terjadi pada hari ini, Jumat 28 Maret 2025.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ini Mapel yang Diujikan dalam Tes Kompetensi Akademik Pengganti UN

Ini Mapel yang Diujikan dalam Tes Kompetensi Akademik Pengganti UN

Jumat, 7 Maret 2025 | 12:16

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menetapkan daftar mata pelajaran yang akan diujikan dalam Tes Kompetensi Akademik (TKA), yang menjadi pengganti Ujian Nasional (UN) bagi peserta didik sekolah.

NASIONAL
Sertifikat Tanah Lama Belum Terpetakan, Masyarakat Diimbau Cek ke Kantor Pertanahan

Sertifikat Tanah Lama Belum Terpetakan, Masyarakat Diimbau Cek ke Kantor Pertanahan

Kamis, 3 April 2025 | 14:10

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkapkan, banyak sertifikat tanah lama yang belum memiliki peta kadastral.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill