Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One
Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TANGERANG-Jumlah pemudik yang menggunakan pesawat via Bandara Soekarno-Hatta jika dibandingkan dengan tahun 2014 menurun sebesar 4,54 persen.
Hal itu diketahui berdasarkan data rekapitulasi pergerakan penumpang lebaran 2015/1436 H, Bandara Soekarno-Hatta yang dilakukan PT Angkasa Pura II, baik penumpang domestik mau pun Internasional.
Jika dilihat dari rekap pada tanggal 14 Juli 2015, diketahui total jumlah penumpang pada tahun ini 167.248 penumpang.
Sedangkan pada tahun sebelumnya yakni 2014 pada H-3 ini mencapai 175.391 penumpang.
Adapun jumlah penumpang domestik pada 2014 lalu mencapai 72.940.
Sedangkan tahun ini hanya 71.121 penumpang.
Untuk penumpang internasional, pada tahun lalu, mencapai 102.451, pada tahun 2015 ini hanya 96.030 penumpang.
Pennyebab penurunan jumlah penumpaang tersebut menurut Agus Hariyadi Sekretaris Perusahaan dan Legal PT Angkasa Pura II, karena secara umum persoalan ekonomi juga berpengaruh.
“Persoalan ekonomi secara umum juga kami kira mempengaruhi daya beli pengguna jasa bandara harga tiket juga kan saat ini relatif lebih mahal dibandingkan dengan tahun ini,” terang Agus , Rabu (15/7/2015).
Dia juga mengatakan, selain itu menurutnya penyebab menurunya penumpang karena penyebarannya sejak H-7.
“Kenapa H-7, karena tahun ini bersamaan dengan liburan anak sekolah. Jadi penyebarannya sejak H-7, kami mendapati kenaikan hanya terjadi pad H-6 sampai H-8 . itu pun hanya kencil kenaikan dari 5-14 persen,” tukasnya.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TODAY TAGTiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews