Connect With Us

Cegah Pungli, PT Angkasa Pura Open House Bisnis Space & Beri Diskon 30 Persen

Denny Bagus Irawan | Senin, 31 Oktober 2016 | 16:00

Pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II memberikan diskon sebesar 30 persen bisnis space (ruang bisnis) bagi pengusaha yang membuka usahanya di Terminal 1, 2 dan 3 pada bulan November 2016. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II memberikan diskon sebesar 30 persen bisnis space (ruang bisnis) bagi pengusaha yang membuka usahanya di Terminal 1, 2 dan 3 pada bulan November 2016.  Selain diskon, PT Angkasa Pura II juga melakukan ‘open house’ dengan membuka registrasi secara transparan pada Senin (31/10/2016) untuk mencegah pungutan liar (pungli).

 

Presiden Director PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengatakan, open registration yang transparan dilakukan guna menghindari adanya keluhan mengenai pengusaha yang sulit masuk untuk masuk berbisnis di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.   

 

“Ini baru pertama kali, sebelumnya tidak pernah. Kita melakukan secara transparan.  Hal ini saya lakukan karena kuping saya tipis mendengar adanya keluhan dari pebisnis yang susah masuk ke bandara lantaran tak kenal dengan orang dalam. Termasuk indikasi pungli,” ujar Awaluddin.

 

Sejak saat ini, kata dia, pekerjaan yang tidak transparan seperti itu akan dibuka seluas-luasnya dengan memasukan informasi mengenai bisnis space tersebut ke dalam portal online milik PT Angkasa Pura II. Hal itu berguna agar mitra yang membutuhkan informasi mendapat kepastian.

“Kalau sudah ditaruh di portal kan tidak ada lagi tanda tanya, semua serba transparan, dan lebih cepat,” terangnya.  Selama ini atau sebelumnya, kata Awaluddin, jika ada orang yang ingin membuka usaha di Bandara Internasional Soekarno-Hatta harus dilakukan pertemuan satu persatu dengan pegawai PT Angkasa Pura II. Hal itu tentu rentan akan peluang terjadi pungli. “Selanjutnya tidak aka nada lagi seperti itu, rutin kami akan buka seperti ini dan di portal online,” tutur Awaluddin.

Awaluddin menjelaskan, pada ‘open house’ kali ini pihaknya menyediakan 22 bisnis space dan 82 media space yang ada di Terminal 1, 2 dan 3. Adapun kapasitas Terminal 1 dan 2 saat ini masih sekitar 9 jutaan penumpang. Setelah nanti direvitalisasi akan mencapai masing-masing 18 juta penumpang.

  

Dia juga menyampaikan kondisi terkini jumlah penumpang di Bandara Soekarno-Hatta pada tahun ini diprediksi dapat mencapai 57 juta. “Kan tahun 2015 54 juta penumpang, tahun depan (2017) setelah beroperasinya penerbangan Internasional di Terminal 3, khusus di Terminal 3 saja bisa mencapai 25 juta. Jadi totalnya bisa mencapai 61-65 juta penumpang,” terangnya.

Sementara itu, Indah Suryandari Human Capital and Finance Executive Manager Bandara Soekarno-Hatta menyatakan, khusus untuk tenan yang ingin membuka usahanya pada November akan mendapat diskon 30 persen. Sedangkan untuk bulan Desember sekitar 20%. “Open registration ini akan kami buka  hingga Desember,” tuturnya.

 

 

 

 

KAB. TANGERANG
Harga Plastik di Pasar Tradisional Tangerang Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah

Harga Plastik di Pasar Tradisional Tangerang Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah

Jumat, 10 April 2026 | 19:49

Harga kantong dan gelas plastik di Pasar Tradisional Curug, Kabupaten Tangerang mengalami kenaikan sampai 70 persen akibat lonjakan harga bahan baku dampak konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah.

BANTEN
Kapal Vietnam Kepergok Selundupkan Sisik Trenggiling Rp46,8 Miliar di Perairan Merak Banten

Kapal Vietnam Kepergok Selundupkan Sisik Trenggiling Rp46,8 Miliar di Perairan Merak Banten

Jumat, 10 April 2026 | 20:39

Upaya penyelundupan 780 kilogram sisik trenggiling dari kapal asing MV Hoi An 8 berbendera Vietnam digagalkan Tim Quick Response Pangkalan TNI AL (Lanal) Banten di perairan Tanjung Sekong, Merak, Kota Cilegon.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill