Diplomat 12 Negara Keliling Destinasi Wisata Banten
Minggu, 12 April 2026 | 15:51
Sebanyak 12 perwakilan berbagai negara sahabat berkeliling lokasi wisata di Pulau Lima, Kabupaten Serang.
TANGERANGNews.com-PT Angkasa Pura II menyatakan, progress pembangunan rel kereta di Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat ini telah mencapai 65 persen.
Public Relation Manager PT Angkasa Pura II Yado Yarismano mengatakan, pembangunan rel kereta sejalan dengan pembangunan Integrated Building sebuah tempat di mana moda transportasi di seluruh area Bandara Soekarno-Hatta terkoneksi di gedung itu. “Dan saat ini, progressnya sudah mencapai 65 persen sampai dengan tanggal 20 November 2016,” ujar Yado, hari ini.
Pembangunan integrated building terlihat dari luar sudah terpasang rangkanya. Terlihat tiang tinggi dan lapisan beton yang membagi antara bagian dasar dengan bagian di sebelah atas bangunan. Disisi sebelahnya terlihat susunan bantalan rel kereta api dan beberapa peron yang telah dibangun di dalam Integrated Building tersebut.
“Semua akan terkoneksi melalui integrated building, tidak hanya kereta bandara tetapi juga kereta tanpa awak atau Automatic People Mover System,” ujarnya.
Proyek kereta Bandara Soekarno-Hatta dan Integrated Building sedianya disiapkan dalam rangka menyambut pagelaran Asian Games tahun 2018. Nantinya, pengguna jasa bandara dapat menuju Bandara Soekarno-Hatta menggunakan kereta dari Stasiun Manggarai dan sebaliknya dari bandara ke Jakarta.
Sebanyak 12 perwakilan berbagai negara sahabat berkeliling lokasi wisata di Pulau Lima, Kabupaten Serang.
TODAY TAGPerbaikan pada satu titik atap di area Boarding Lounge Gate 7 Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) yang terdampak cuaca ekstrem telah berhasil diselesaikan Kamis 9 April 2026, pukul 07.00 WIB.
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews