3 Pemain Persita Dipanggil Timnas untuk FIFA Matchday Juni 2026, Wakili Indonesia hingga Guinea Khatulistiwa
Jumat, 29 Mei 2026 | 14:39
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
TANGERANGNews.com-PT Angkasa Pura II menyatakan, progress pembangunan rel kereta di Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat ini telah mencapai 65 persen.
Public Relation Manager PT Angkasa Pura II Yado Yarismano mengatakan, pembangunan rel kereta sejalan dengan pembangunan Integrated Building sebuah tempat di mana moda transportasi di seluruh area Bandara Soekarno-Hatta terkoneksi di gedung itu. “Dan saat ini, progressnya sudah mencapai 65 persen sampai dengan tanggal 20 November 2016,” ujar Yado, hari ini.
Pembangunan integrated building terlihat dari luar sudah terpasang rangkanya. Terlihat tiang tinggi dan lapisan beton yang membagi antara bagian dasar dengan bagian di sebelah atas bangunan. Disisi sebelahnya terlihat susunan bantalan rel kereta api dan beberapa peron yang telah dibangun di dalam Integrated Building tersebut.
“Semua akan terkoneksi melalui integrated building, tidak hanya kereta bandara tetapi juga kereta tanpa awak atau Automatic People Mover System,” ujarnya.
Proyek kereta Bandara Soekarno-Hatta dan Integrated Building sedianya disiapkan dalam rangka menyambut pagelaran Asian Games tahun 2018. Nantinya, pengguna jasa bandara dapat menuju Bandara Soekarno-Hatta menggunakan kereta dari Stasiun Manggarai dan sebaliknya dari bandara ke Jakarta.
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melakukan langkah koordinasi lintas sektor untuk menindaklanjuti berbagai keluhan masyarakat terkait kondisi dan pelayanan di sepanjang Jalan Tol Jakarta-Tangerang dan Tangerang-Merak.
Ratusan UMKM di kawasan BSD City, Tangerang, diajari pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk promosi hingga dapat meningkatkan daya saing.
Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah selalu identik dengan kelezatan aneka olahan daging kurban. Namun, di balik kelezatan hidangan tersebut, masyarakat diimbau untuk tidak kalap dan tetap mengontrol pola konsumsi demi menghindari risiko
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews