Connect With Us

Bea Cukai Soetta Temukan Paket Dus Berisi KTP dan NPWP

Dena Perdana | Kamis, 9 Februari 2017 | 18:00

Ilustrasi KTP El (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)


TANGERANGNews.com- Puluhan KTP DKI Jakarta, NPWP, buku tabungan dan kartu ATM ditemukan petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (3/2/2017) lalu.


Barang-barang tersebut merupakan kiriman paket yang dibungkus dengan dus dari Kamboja ke sebuah alamat di Perumahan Taman Surya, Jakarta Barat.

Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Bea dan Cukai, Deni Surjantoro mengatakan, paket tersebut terdeteksi melalui mesin X-ray. 

"Benar pada hari Jumat (3/2/2017) petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta mendapati isi paket mencurigakan.  Ternyata dokumen berupa KTP, NPWP, buku tabungan, dan kartu ATM. Saat pemeriksaan kami selalu didampingi pihak jasa pengiriman, dalam hal ini Fedex," katanya , Kamis (9/2/2017) malam.

Deni menjelaskan, rincian dokumen dalam paket itu berupa 36 KTP, 32 NPWP, satu buku tabungan, dan satu kartu ATM. Dari tampak sementara, ada sejumlah KTP dengan data yang serupa. Seperti tiga KTP dengan foto orang yang sama namun NIK (Nomor Induk Kependudukan), nama, dan alamat yang berbeda.

Hingga saat ini, petugas Bea dan Cukai dan Kepolisian tengah menyelidiki paket yang tertera di tanda terima atas nama Leo.  Pihak berwenang juga sedang mendalami orisinalitas puluhan dokumen tersebut. Belum terungkap apa motof dari pengiriman KTP tersebut.

BANTEN
PLN UID Banten Resmikan Posko Pelayanan Teknik 24 Jam di PIK 2, Percepat Penanganan Gangguan Listrik

PLN UID Banten Resmikan Posko Pelayanan Teknik 24 Jam di PIK 2, Percepat Penanganan Gangguan Listrik

Selasa, 4 Agustus 2026 | 07:22

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melakukan upaya layanan kelistrikan di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 melalui peresmian Posko Pelayanan Teknik (Yantek) yang beroperasi selama 24 jam.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill