KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNews.com- Puluhan KTP DKI Jakarta, NPWP, buku tabungan dan kartu ATM ditemukan petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (3/2/2017) lalu.
Barang-barang tersebut merupakan kiriman paket yang dibungkus dengan dus dari Kamboja ke sebuah alamat di Perumahan Taman Surya, Jakarta Barat.
Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Bea dan Cukai, Deni Surjantoro mengatakan, paket tersebut terdeteksi melalui mesin X-ray.
"Benar pada hari Jumat (3/2/2017) petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta mendapati isi paket mencurigakan. Ternyata dokumen berupa KTP, NPWP, buku tabungan, dan kartu ATM. Saat pemeriksaan kami selalu didampingi pihak jasa pengiriman, dalam hal ini Fedex," katanya , Kamis (9/2/2017) malam.
Deni menjelaskan, rincian dokumen dalam paket itu berupa 36 KTP, 32 NPWP, satu buku tabungan, dan satu kartu ATM. Dari tampak sementara, ada sejumlah KTP dengan data yang serupa. Seperti tiga KTP dengan foto orang yang sama namun NIK (Nomor Induk Kependudukan), nama, dan alamat yang berbeda.
Hingga saat ini, petugas Bea dan Cukai dan Kepolisian tengah menyelidiki paket yang tertera di tanda terima atas nama Leo. Pihak berwenang juga sedang mendalami orisinalitas puluhan dokumen tersebut. Belum terungkap apa motof dari pengiriman KTP tersebut.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGRencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan meminta masyarakat tidak ragu melaporkan warga yang masih membakar sampah secara sembarangan di lingkungan permukiman.
Persaingan klasemen medali Asian Games 2026 terus berubah seiring bertambahnya nomor pertandingan. Hingga Kamis 24 September 2026, Indonesia masih belum meraih medali emas dan berada di peringkat ke-23.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews