Connect With Us

Penumpang Garuda Bawa Ganja di Bandara Soetta

Denny Bagus Irawan | Minggu, 9 April 2017 | 13:00

Petugas Polresta Bandara Soekarno Hatta, mengamankan penumpang Irfan 47,Warga asal Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta, karena membawa dua linting ganja di dalam bungkus rokok miliknya. Tangerang (09/04/2017). (@TangerangNews2017 / Denny Bagoes Irawan)

TANGERANGNEWS.com-Petugas Polresta Bandara Soekarno Hatta, Tangerang mengamankan penumpang maskapai Garuda Indonesia yang membawa daun ganja kering. 

Kasubag Humas Polresta Bandara Soetta, Ipda Prayogo mengatakan, pelaku diketahui bernama Irfan (47). Dirinya pun langsung  digelandang ke Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, pada Sabtu (8/4/2017). 

"Tersangka membawa dua linting ganja. Pelaku ini merupakan pegawai swasta yang bekerja di Jakarta," ujar Prayogo,Minggu (9/4/2017).

Prayogo menjelaskan,  tersangka sebagai penumpang pesawat GA 236 tujuan Jakarta - Semarang. Saat dilakukan pemeriksaan X-Ray Gate 2 Terminal 3, lelaki berusia 47 tahun ini membawa barang mencurigakan.

Ketika diperiksa lebih lanjut, ternyata pelaku kedapatan membawa dua linting ganja. Ganja tersebut ditaruh tersangka di dalam bungkus rokok miliknya.

"Dia ini mengaku sebagai pemakai, masih kami dalami," ucapnya.

Warga asal Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat itu pun langsung digiring petugas Avsec ke kantor polisi. Saat ini pelaku masih mendekam di Mapolresta Bandara Soetta.

"Kami lakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut. Dari mana tersangka mendapatkan barang ini," kata Prayogo.

SPORT
Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:06

Pelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 Nova Arianto menyebut bahwa skuad musuh berada di posisi yang lebih diunggulkan pada laga yang akan digelar di Indomie Arena Tangerang.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill