Connect With Us

Sudah dua bulan Iwa K Pakai Ganja

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 29 April 2017 | 17:00

Kasat Narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Martua Raja Silitonga saat memberikan keterangan terkait penangkapan Iwa K. (@tangerangnews 2017 / Rangga A Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com- Iwa K, rapper yang ketahuan membawa tiga batang ganja dalam batang rokok ke terminal 1B Soekarno Hatta mengaku sudah mengkonsumsi ganja sejak dua bulan lalu dari Y.


Polisi masih memburu pelaku Y yang memberikan ganja dalam batang rokok tersebut. Kasat narkoba Polres Kota Bandara Soekarno Hatta, Kompol Martua Raja Silitonga menyatakan, Iwa K datang bersama rekan kerjanya untuk terbang me Makassar, dia berangkat melaluiTerminal 1B Soetta pukul 05.00WIB.

"Saat boarding pukul 05.30 dia diperiksa di Security Check Point 1 dia lolos, dan di SCP dua kami dapati bungkus berisi rokok yang tercampur ganja," ucap Martua Sabtu 29 April 2017 di Mapolres Kota Bandara Soekarno-Hatta.

Dijelaskannya, saat diperiksa petugas AVsec Iwa K dan rekannya dalam keadaan sadar. dia juga koperatif saat diperiksa petugas.
Pada tiga batang rokok diduga bercampur ganja itu Polisi mendapati 4.4 gram berat bruto. "Itu bukan jumlah berat ganja, tapi kami duga ganja bercampur tembakau rokok," ucapnya.

Pemeriksaan awal Iwa K mengakui barang itu dia dapat dari teman yang dikenalnya sebulan lalu. Polisi masih memburu pelaku Y untuk mendapatkan keterangan lebih jauh.Iwa K akan ke Bone untuk show di sana.

"Dia ada kerjaan di Bone, ada event bersama perusahaan rokok," kata dia.  Petugas Avsec mendapati bungkus rokok berisi diduga ganja itu pada saku celana Iwa sebelah kiri.

"Saat diinterogasi Iwa dan rekannya dalam kondisi sadar tapi pemeriksaan menyebutkan dia positif, bisa saja dia gunakan sebelumnya," kata Martua.
Karena Iwa K mendapat barang tersebut dati Y pada Kamis pagi. "Kami belum bisa pastikan sebelumnya ada berapa banyak, kami harus tangkap Y terlebih dulu," terang Martua.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

OPINI
Membenahi Kekuasaan: Dari Naluri Politik Menuju Nalar Ilmu Pengetahuan

Membenahi Kekuasaan: Dari Naluri Politik Menuju Nalar Ilmu Pengetahuan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:03

Kekuasaan sering kali merasa mengetahui apa yang terbaik bagi rakyatnya. Dengan kewenangan yang dimiliki, pemerintah dapat membuat peraturan, mengalokasikan anggaran, membangun infrastruktur, dan menentukan arah pembangunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill