Connect With Us

Dirut Angkasa Pura II : Terminal 3 Internasional Siap 100% & Serba Digital

Denny Bagus Irawan | Senin, 1 Mei 2017 | 00:00

Tampak sejumlah pekerja di pintu kedatangan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta terus mengebut persiapan pengoperasionalan terminal itu, Minggu (30/4/2017). (@tangerangnews 2017 / Raden Bagoes Irawan)

TANGERANGNEWS.com-Dirut PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaludin menyatakan, Terminal 3 khusus Internasional, Bandara Soekarno-Hatta sudah siap 100 % untuk beroperasi pada Senin, 1 Mei 2017. 


"Prosentasenya dari sisi udara 100 % ready. Sedangkan dari sisi terminal sudah bisa lihat sendiri kan? Saya rasa semua berjalan baik. Untuk pelayanan penumpang serta pendukung lain pun sudah," ujar Awaludin seusai apel terakhir kesiapan pengoperasian Terminal 3 khusus Internasional, Minggu (30/4/2017). 

Dirut

Dia mengatakan, untuk tempat parkir pun sudah bisa dinikmati pelayanannya. Pihaknya menyediakan 1.200 slot pakir persis dengan domestik. Mudah-mudahan, kata dia, seluruhnya berjalan lancar besok.

"Jadi sudah mulai berlaku reposisi Terminal Internasional untuk Garuda Indonesia mulai jam 00.00 1 Mei 2017. Untuk Line side juga sudah oke semua, bus dan penjemputan sudah rapih," terang Awaludin seraya mengatakan, penerbangan perdana akan dilakukan Garuda Indonesia pukul 06.10 WIB dari Cengkareng ke Singapura.

Mantan bos Telkomsel tersebut juga menunjukan bahwa di Terminal 3 Internasional, hampir semua menggunakan teknologi berbasis digital. "Mulai dari Imigrasinya, petunjuk atau informasi. Tidak ada lagi kan terlihat menggunakan x-banner. Semua informasi kami lakukan dengan cara digital stream," katanya.

Pada layanan check-in pun, menurut dia, pihaknya telah memberikan fasilitas dengan mengarah self handling. " Di sisi airside juga kami menggunakan VDGS atau  Visual Docking Guidance  System. CCTV juga yang bisa mengcover 360 derajat. Jumlahnya 1.200 di seluruh terminal 3," katanya.

Kedepan, pihaknya berencana setelah Garuda, semua grup skyteam seusai Idul Fitri tahun ini akan juga mulai pindah ke Terminal 3 Internasional.

"Setelah Idul Fitri sepertinya, pasca angkutan lebaran. Karena tinggi juga Internasional saat lebaran," jelasnya.

Untuk diketahui, kata dia, reposisi tersebut dilakukan untuk merevitalisasi Terminal 1 dan 2 dari kapasitas saat ini 9 juta penumpang, kedepan akan menjadi 18 juta.

"Terminal 2 juga sama akan direvitalisasi. Nanti Terminal 2 berfungsi untuk domestik, dan umroh. Sehingga beban setiap Terminal berimbang.  Khusus terminal 3, itu pergerakan penumpangnya akan dapat menampung per tahun akan  mencapai 25 juta penumpang," tuntasnya.

NASIONAL
PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

PLN Dukung PSEL Kota Bekasi, Sampah Ditargetkan Diolah Jadi Listrik untuk 55 Ribu Rumah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:13

PT PLN (Persero) mendukung pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bekasi. Hal tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Sponsors Agreement dan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL)

WISATA
7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:36

Pecinta kuliner di wilayah Tangerang dan sekitarnya dapat kembali menikmati beragam masakan khas nusantara di Festival Kuliner Serpong (FKS) 2026.

BANTEN
Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:57

Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill