Connect With Us

5 Tips Mudik Naik Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 21 Juni 2017 | 15:00

Dirut PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaludin. (@TangerangNews2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Arus mudik Lebaran 2017 sudah mulai terlihat. Banyak orang menggunakan berbagai kendaraan baik milik pribadi maupun transportasi umum untuk pulang ke kampung halaman, tak terkecuali pesawat terbang.

Saat ini pun, tren mudik dengan pesawat semakin meningkat tiap tahunnya. Di salah satu bandara paling padat di Indonesia saat ini yakni Bandara Soekarno Hatta, Kota Tangerang, diprediksi jumlah pemudik mencapai 5 juta orang dengan puncak arus mudik pada H-2 Lebaran.

Banyaknya masyarakat yang memilih transportasi udara selain karena daya beli yang meningkat,  juga dinilai lebih cepat dan aman. Namun demikian sejumlah resiko menaiki pesawat tetap ada, apalagi saat arus mudik, seperti antrian penumpang, ditinggal pesawat jika terlambat hingga tindakan kejahatan.

Nah, agar perjalanan mudik dengan pesawat melalui Bandara Soekarno Hatta aman dan lancar, berikut sejumlah tips yang bisa diikuti.

PROPERTI
Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Mewah Gaya American Classic Mulai Rp1,3 Miliar

Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Mewah Gaya American Classic Mulai Rp1,3 Miliar

Kamis, 3 September 2026 | 19:03

Pasar rumah tapak di kawasan Jabodetabek menunjukkan daya tahan yang positif sepanjang tahun 2026. Berdasarkan riset Leads Property, penjualan rumah tapak di wilayah ini mencapai 2.585 unit pada kuartal II 2026

BANTEN
Mampir ke PLN UID Banten, Ada Galeri UMKM Jual Produk Lokal yang Menarik

Mampir ke PLN UID Banten, Ada Galeri UMKM Jual Produk Lokal yang Menarik

Kamis, 3 September 2026 | 18:53

Tak hanya menjadi tempat pelayanan dan aktivitas perkantoran, lobi Kantor PLN UID Banten juga memiliki sudut menarik yang bisa menjadi pilihan untuk berburu produk lokal.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill