Connect With Us

WN India Bawa Ketamine Rp2,5 Miliar, Disimpan Dalam Rice Cooker

| Selasa, 2 Maret 2010 | 18:13

pelaku penyelundupan Ketamine WN India yang ditangkap di bandara. (tangerangnews / rangga)

 
TANGERANGNEWS-Penyelundupan ketamine (bahan baku Narkotika) kembali dilakukan oleh jaringan Narkotika India ke Indonesia. Indonesia sepertinya  Negara yang “basah” untuk peredaran Narkotika. Itu terbukti dengan maraknya upaya penyelundupan narkotika yang di gagalkan oleh Petugas Bea dan Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta tetapi tak menyurutkan para penyelundupan.
 
Kali ini penyelundupan dilakukan oleh Chetan Ashokal Rohra,25,  Warga Negara India pada Senin (1/3) malam. Dalam penangkapannya, warga Negara India tersebut kedapatan membawa Ketamine seberat 2,5 kilogram atau senilai Rp2,5 miliar yang disimpan di dalam rice cooker.
 
"Kami menduga dia (pelaku) adalah bagian dari anggota jaringan Narkotika Internasional di India yang tertangkap sebelumnya," kata Baduri Wijayanta, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai, hari ini.
 
Sebab, lanjut dia, ketika pelaku di periksa mengaku kenal dengan dua orang Warga Negara India, Needjamudin Kamaludeen,35, dan Murli Banobal Nagdev,32, yang ditangkap secara terpisah pada Senin (22/2) lalu dan 2009 silam karena kedapatan membawa barang yang sama.
 
Bahkan di dalam pemeriksaanya itu, tambah Baduri, Chetan juga mengaku membawa barang terlarang itu ke Indonesia dengan imbalan 5.000 rupe atas suruhan orang yang sama yang berinisial S, seperti yang pernah disebutkan oleh Needjamudin Kamaludeen, dan Murli Banobal Nagdev.
 
"Sepertinya mereka ini satu jaringan Narkotika Internasional yang dikendalikan oleh S, warga Negara Pakistan yang tinggal di India," kata Baduri.
 
Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea dan Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta Gatot Sugeng Wibowo menyatakan, penumpang pesawat Philipine Airline (PR 503) yang melakukan penerbangan Manila-Singapura-Indonesia itu ditangkap, karena aneh seorang lelaku membawa peralatan memasak.
 
Akibatnya, pemuda yang bekerja sebagai pedagang kain di Bombay, India itu di kejar dan ditangkap oleh petugas. Begitu dibuka untuk diperiksa, di dalam tas tenteng warna hitam milik Chetan terdapat rice cooker berwarna merah. (dira/rangga)

PROPERTI
48 Unit Rumah Klaster Louise Ludes dalam 3 Jam Peluncuran, Summarecon Serpong Kantongi Rp225 Miliar

48 Unit Rumah Klaster Louise Ludes dalam 3 Jam Peluncuran, Summarecon Serpong Kantongi Rp225 Miliar

Minggu, 17 November 2024 | 21:50

Klaster Louise, hunian bergaya resort di Tangerang langsung ludes terjual pada tahap satu peluncuran, Sabtu 17 November 2024.

OPINI
Peringatan HGN: Guru Butuh Kesejahteraan Baru, Bukan Kesejahteraan Semu

Peringatan HGN: Guru Butuh Kesejahteraan Baru, Bukan Kesejahteraan Semu

Senin, 25 November 2024 | 15:39

Bulan November lekat dengan peringatan Hari Guru Nasional (HGN), tepatnya di tanggal 25. Mulai dari Paud, TK, SD, SMP, SMA, bahkan wali murid pun ikut andil dalam perayaannya.

BANDARA
102 iPhone 16 dari Batam Dimusnahkan Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta

102 iPhone 16 dari Batam Dimusnahkan Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta

Jumat, 29 November 2024 | 23:14

Bea Cukai Soekarno-Hatta melakukan pemusnahan terhadap 102 unit iPhone 16 ProMax dan produk Apple lainnya, lantaran produk tersebut belum mendapat izin edar di Indonesia, Jumat 29 November 2024.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill