Connect With Us

Oleh-oleh Khas Tangerang Laris Manis di Bandara Soekarno-Hatta

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 13 Maret 2018 | 17:00

Kepala Bidang UKM Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Sarmili. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang menjajakan hasil produk UKM binaannya di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta sejak setahun lalu. Hasilnya pun memuaskan, para wisatawan turut memburu oleh-oleh tersebut.

Kepala Bidang UKM Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Sarmili menjelaskan, sejak setahun lalu, pihaknya telah bekerjasama dengan PT Angkasa Pura II yang merupakan pengelola Bandara Soekarno-Hatta dalam hal kesepakatan menjual barang produk UKM Kota Tangerang di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Pada nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara keduanya, PT Angkasa Pura II memberikan target kepada Dinas Koperasi dan UKM untuk bisa menjual dagangannya melebihi Rp1,8 Miliar dalam jangka waktu satu tahun.

Namun, target tersebut bisa dilewati. Ternyata para wisatawan sangatlah antusias membeli produk UKM yang dijajakan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

"Omset penjualan ratusan produk UKM di Bandara Soekarno Hatta setiap harinya mencapai Rp 5 juta. Jika dikalikan sebulan mencapai 150 juta. Dan dalam setahun menembus Rp1,8 miliar. Jumlah ini melebihi target sebesar Rp 1,4 miliar," ujar Sarmili saat ditemui TangerangNews di aula Gedung Cisadane, Selasa (13/3/2018).

Menurut Sarmili hal tersebut adalah sebuah keberhasilan. Sebab, jika tidak mencapai pada target yang sudah ditentukan, maka produk UKM harus tereliminasi atau tidak diperbolehkan menjajakan dagangannya lagi di area Bandara Soekarno-Hatta.

Karena pencapaian target itu pun, kini produk UKM bisa terus menjajakan dagangannya lebih lanjut lagi di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Bahkan kedepan, produk UKM akan lebih merajalela di Bandara Soekarno-Hatta. Karena akan dibuka kembali gerai produk UKM di Terminal 2 hingga Terminal 1.

"Di Terminal 3 sudah setahun lebih, kini terus diperpanjang dan ditambah lagi di terminal 2, jika terus mencapai hasil signifikan akan ditambah lagi di terminal 1," ucap Sarmili.

Kasie Bina Usaha dan Peningkatan Daya Saing Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Endang Purwaningsih menambahkan, produk UKM yang paling laris diminati para wisatawan adalah jenis kuliner khas Kota Tangerang.

"Banyak beberapa produk yang masuk di jual di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Kalau untuk kita jual disana kebanyakan makanan ya, makanan seperti kue basah seperti bolu tape lebih laku dan laris di sana," tuturnya.(RAZ/RGI)

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

Senin, 21 September 2026 | 17:09

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.

BANTEN
Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Daratan Seluas 30,3 Hektare Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Bukan “Cucu” Krakatau

Rabu, 23 September 2026 | 19:21

Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

KOTA TANGERANG
Jawab Kebutuhan Listrik Besar untuk AI dan Pusat Data, Wärtsilä Unjuk Teknologi Pembangkit Modular di Enlit Asia ICE BSD

Jawab Kebutuhan Listrik Besar untuk AI dan Pusat Data, Wärtsilä Unjuk Teknologi Pembangkit Modular di Enlit Asia ICE BSD

Rabu, 23 September 2026 | 19:38

Indonesia kini memasuki fase baru dalam transisi energi yang didorong oleh pesatnya ekspansi energi terbarukan serta peningkatan permintaan listrik dari sektor industrialisasi, elektrifikasi, dan perkembangan pusat data berbasis kecerdasan buatan

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill