Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang menjajakan hasil produk UKM binaannya di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta sejak setahun lalu. Hasilnya pun memuaskan, para wisatawan turut memburu oleh-oleh tersebut.
Kepala Bidang UKM Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Sarmili menjelaskan, sejak setahun lalu, pihaknya telah bekerjasama dengan PT Angkasa Pura II yang merupakan pengelola Bandara Soekarno-Hatta dalam hal kesepakatan menjual barang produk UKM Kota Tangerang di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.
Pada nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara keduanya, PT Angkasa Pura II memberikan target kepada Dinas Koperasi dan UKM untuk bisa menjual dagangannya melebihi Rp1,8 Miliar dalam jangka waktu satu tahun.
Namun, target tersebut bisa dilewati. Ternyata para wisatawan sangatlah antusias membeli produk UKM yang dijajakan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.
"Omset penjualan ratusan produk UKM di Bandara Soekarno Hatta setiap harinya mencapai Rp 5 juta. Jika dikalikan sebulan mencapai 150 juta. Dan dalam setahun menembus Rp1,8 miliar. Jumlah ini melebihi target sebesar Rp 1,4 miliar," ujar Sarmili saat ditemui TangerangNews di aula Gedung Cisadane, Selasa (13/3/2018).
Menurut Sarmili hal tersebut adalah sebuah keberhasilan. Sebab, jika tidak mencapai pada target yang sudah ditentukan, maka produk UKM harus tereliminasi atau tidak diperbolehkan menjajakan dagangannya lagi di area Bandara Soekarno-Hatta.
Karena pencapaian target itu pun, kini produk UKM bisa terus menjajakan dagangannya lebih lanjut lagi di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Bahkan kedepan, produk UKM akan lebih merajalela di Bandara Soekarno-Hatta. Karena akan dibuka kembali gerai produk UKM di Terminal 2 hingga Terminal 1.
"Di Terminal 3 sudah setahun lebih, kini terus diperpanjang dan ditambah lagi di terminal 2, jika terus mencapai hasil signifikan akan ditambah lagi di terminal 1," ucap Sarmili.
Kasie Bina Usaha dan Peningkatan Daya Saing Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Endang Purwaningsih menambahkan, produk UKM yang paling laris diminati para wisatawan adalah jenis kuliner khas Kota Tangerang.
"Banyak beberapa produk yang masuk di jual di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Kalau untuk kita jual disana kebanyakan makanan ya, makanan seperti kue basah seperti bolu tape lebih laku dan laris di sana," tuturnya.(RAZ/RGI)
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana gempa bumi, khususnya ancaman gempa dahsyat dari zona Megathrust.
Pemerintah daerah (pemda) yang selama ini kewalahan menanggung beban belanja pegawai kini dapat bernapas lega.
Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) Banten memberikan apresiasi terhadap kondisi kerukunan umat beragama di Kabupaten Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews