Connect With Us

Kereta Bandara Soekarno-Hatta-Bekasi Diuji Coba

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 31 Mei 2018 | 09:00

Sejumlah pejabat PT Angkasa Pura II (Persero) saat menjajal Kereta Bandara dalam sebuah uji coba. (@TangerangNews.com / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-PT Railink telah melakukan uji coba Kereta Bandara rute Bandara Soekarno-Hatta ke Stasiun Bekasi, Rabu (30/05/2018). 

Wakil Kepala Stasiun  Besar Bekasi, Muhamad Badrus mengatakan, uji coba dilaksanakan dalam delapan perjalanan. “Dari bandara, kereta berangkat pukul 09.22, 10.17 , 12.12  dan 13.17 . Adapun jadwal keberangkatan dari stasiun Bekasi pukul 10.05 , 11.10, 13.13 dan 14.11. 

“Dilakukan pada waktu tersebut bertujuan agar tidak mengganggu perjalanan KRL dan kereta jarak jauh. Namun, jika ada penambahan jadwal (KA), kemungkinan akan mengganggu,” ujarnya. 

Dia memperkirakan waktu perjalanan rute Bandara Soekarno-Hatta-Tangerang-Jakarta-Bekasi sekitar 97 menit. “Sesuai dengan uji coba sekitar 97 menit,” terangnya.(DBI/RGI)

SPORT
Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Jumat, 3 Juli 2026 | 10:47

Portugal memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar di Toronto Stadium, Kamis, 3 Juli 2026 WIB.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill