Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One
Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TANGERANGNEWS.com-Jumlah penumpang dari penerbangan domestik maupun internasional di Bandara Soekarno-Hatta saat momentum arus mudik dan balik, pada periode Lebaran ini mengalami peningkatan sebesar 6 persen jika dibanding tahun 2017.
Senior Manager Of Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta Erwin Revianto mengatakan, sebanyak 2,803,049 penumpang telah berangkat-datang dengan 18,545 penerbangan pada momentum mudik Lebaran 2018.
Sedangkan pada Lebaran 2017, sebanyak 2,639,911 penumpang berangkat-datang dengan 18,339 penerbangan.
"Data realisasi momen mudik Lebaran antar tahunan tersebut mengalami peningkatan tren penumpang yaitu sebesar 6,10 persen dan peningkatan penerbangan sebesar 1,12 persen," ujarnya, Kamis (21/6/2018).
Menurutnya, saat arus mudik periode 2018, peak terjadi pada H-2 menjelang Lebaran dengan jumlah penumpang mencapai 210,887 dan jumlah penerbangan 1,358.
Sedangkan pada arus balik Lebaran 2018, Erwin bertutur, peak terjadi pada H+4 pasca Lebaran dengan jumlah penumpang mencapai 211,958 orang yang dipadukan dengan jumlah penerbangan 1,398.
"Saat momen mudik Lebaran, rata-rata penumpang di Bandara Soekarno-Hatta setiap harinya mencapai 200,000," ungkapnya.
Erwin menambahkan, tren peningkatan arus mudik Lebaran hingga mencapai 6 persen tersebut disebabkan karena mudik melalui udara semakin nyaman.
"Ya mudik menggunakan pesawat sekarang sudah menjadi pilihan. Sebab, harga tiketnya ada yang terjangkau, terus aman dan nyaman. Apalagi berbagai inovasi untuk memudahkan pelayanan juga sudah diterapkan," paparnya.(RAZ/RGI)
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TODAY TAGMemasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.
Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews