Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Jumlah penumpang di Bandara Soekarno-Hatta tembus 3 juta orang dengan total jumlah penerbangan 19.907 saat musim mudik dan libur Lebaran 2018.
Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, tiga juta penumpang tersebut merupakan mereka yang datang-berangkat itu pada H-8 hingga H+6 pasca Lebaran.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin ketika mempresentasikan arus mudik.
"Khusus untuk Bandara Soekarno-Hatta mencatat 3.016.000 pergerakan penumpang. Artinya tumbuh 6 persen dibandingkan dengan periode yang sama yaitu tahun 2017 lalu," ujarnya di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (23/6/2018).
Sedangkan pergerakan pesawat saat musim mudik Lebaran, data yang diperoleh menyebutkan bahwa sebanyak 19.907 pergerakan pesawat take off maupun landing terjadi di Bandara Soekarno-Hatta.
"Periode angkutan Lebaran tahun ini sangat baik, tumbuh signifikan dan armada yang digunakan pun termobilisasi dengan maksimal," jelasnya.
Awaluddin menjelaskan, pergerakan penumpang yang jumlahnya besar tersebut terjadi saat awal cuti bersama. Hal ini yang sangat membedakan dibandingkan dengan periode sebelumnya.
Perbedaannya adalah, periode tahun ini pemudik lebih dulu pulang ke kampung halamannya pada H-8 hingga H-5 Lebaran 2018. Sedangkan periode angkutan mudik sebelumnya terjadi pada H-3 Lebaran.
"Itu yang saya sampaikan karena pola libur bersama ini memberikan dampak pola perjalanan penumpang dalam merencanakan arus mudiknya. Kami akan masih memonitor untuk arus balik," paparnya.(RAZ/HRU)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGDalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews