Connect With Us

Bahaya, Kawat Batu Penopang Flyover Kereta Bandara di Batusari Banyak Hilang

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 6 Juli 2018 | 22:00

Suasana bawah Flyover Kereta Bandara Soekarno-Hatta di Batusari, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Kawat batu yang menjadi penopang Flyover Kereta Bandara Soekarno-Hatta di Batusari, Kota Tangerang banyak yang hilang. 

Peristiwa tersebut membuat khawatir para warga sekitar. Sebab, mereka trauma dengan tragedi longsornya Jalan Perimeter Selatan di area Bandara Soekarno-Hatta. 

“Jelas kami khawatir, karena peristiwa sebelumnya sangat mengerikan. Apalagi ini posisinya di atas, bukan underpass,” ujar Wanandi masyarakat sekitar saat ditanya, hari ini. 

Menurutnya, kondisinya sangat memprihatinkan. Kawat yang berfungsi untuk menopang bebatuan  ada yang terlepas dan hilang. 

“Sepertinya ada yang mencuri. Mudah-mudahan enggak sampai kejadian sudah ada yang memperbaiki,” katanya. 

Kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Sebab, bangunan flyover tersebut terlihat seperti hanya diperkuat dengan bebatuan. 

“Ini menurut saya rawan, sulit juga kalau hanya bebatuan yang menjadi penopang. Entah mungkin saya hanya melihat dari permukaan luar,” terangnya.(DBI/RGI)

TEKNO
Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill